BERITA UTAMA

Kementerian Pertahanan Kaji Berbagai Platform Alutsista untuk Tambah Kekuatan TNI

0
×

Kementerian Pertahanan Kaji Berbagai Platform Alutsista untuk Tambah Kekuatan TNI

Sebarkan artikel ini
ALUTSISTA— Defile alutsista pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monas, Jakarta, Minggu (5/10).

JAKARTA, METRO–Kajian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam rangka penguatan TNI masih terus dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Meski tidak menyebut secara spesifik, Kemhan kajian dilakukan dengan niat melakukan modernisasi kekuatan TNI.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas me­nyam­paikan bahwa pengkajian internal masih berlangsung. Niatnya hanya satu, yakni memastikan Kemhan memberikan alutsista terbaik.

“Untuk alutsista dalam konteks modernisasi masih dilakukan pengkajian internal, sehingga nantinya adalah alutsista yang terbaik yang bisa diberdayakan menjaga ke­dau­latan negara, keutuhan wila­yah, dan keselamatan bangsa,” ungkap dia saat dikonfirmasi pada Selasa (21/10).

Menurut Frega, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama tiga matra TNI me­lakukan kajian terhadap berbagai platform TNI. Khususnya alutsista yang berpotensi bisa digunakan oleh institusi militer Indonesia untuk melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara.

“Kami mengkaji semua kemungkinan alutsista yang terbaik beserta aspek operasional hingga logistiknya. Bila nanti sudah ada info yang bisa disampaikan pasti akan diinfokan,” kata dia.

Frega menampik informasi yang menyebut salah satu alutsista buatan Tiongkok masuk dalam kajian itu. Menurut dia, sejauh ini belum ada informasi spesifik berkaitan dengan alutsista tersebut. Yang pasti, kajian berkaitan dengan pengadaan alutsista dilaksanakan secara menyeluruh.

“Belum ada info spesifik terkait platform alutsista ter­sebut. Pengkajian masih dilakukan pada semua jenis platform alutsista terbaik yang dapat secara efektif meleng­kapi postur pertahanan kita guna menjaga kedaulatan NKRI secara optimal,” imbuhnya.

Bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran kemarin (20/10), Ferga membeber beberapa alutsista baru yang sudah didatangkan dengan mengedepankan implementasi strategi Perisai Trisula Nusantara. Diantaranya kapal fregat terbesar di Asia Tenggara KRI Brawijaya-320, helikopter H225M, dan peluncuran kendaraan listrik taktis MV3-EV Pandu. (jpg)