BERITA UTAMA

Mobil Pikap Kecepatan Tinggi Seruduk Dua Motor, 1 Tewas di Tempat, 2 Luka-luka, Diduga Gegara Sopir Salah Injak Pedal Gas

0
×

Mobil Pikap Kecepatan Tinggi Seruduk Dua Motor, 1 Tewas di Tempat, 2 Luka-luka, Diduga Gegara Sopir Salah Injak Pedal Gas

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Kondisi mobi pikap yang menabrak dua sepeda moto di kawasan Tangah Sawah Laweh, Nagari Pasar Bukit, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESSEL METRO–Kecelakaan lalu lintas yang mema­kan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Padang–Bengkulu, tepatnya di kawasan Tangah Sawah Laweh, Nagari Pasar Bukit, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu (18/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kali ini, mobil pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi, menabrak dua sepeda motor hingga mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan dua orang mengalami luka parah. Ketiga korban yang terkapar, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri mengatakan, kecelakaan terjadi antara mobil pick up Carry Futura warna hitam dengan nomor polisi BA 8507 GN yang dikendarai oleh Igo Busriadi, sepeda motor Honda Space warna hitam tanpa pelat nomor yang dikendarai Supriadi, serta sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih bernomor polisi BA 2225 GV yang dikendarai Nofri Yendri dengan penumpang bernama Aziz.

“Insiden bermula ketika mobil pikap Carry Futura yang melaju dari arah Padang menuju Bengkulu tiba-tiba kehilangan kendali karena pengemudinya terkejut dan salah menginjak pedal gas,” kata AKP Welly kepada wartawan, Minggu (19/10).

Dijelaskan AKP Welly, mobil yang melaju sangat kencang itu kemudian menabrak sepeda motor Honda Space yang dikendarai Supriadi hingga terseret dan masuk ke kolong depan mobil. Akibat kehilangan kendali, mobil tersebut kemudian bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio GT yang datang dari arah berlawanan.

“Benturan keras membuat pengendara Nofri Yen­dri terpental ke samping jalan, sementara penumpangnya, Aziz, terpental dan membentur kaca depan mobil pikap,” jelas AKP Welly.

AKP Welly menambahkan, korban atas nama Aziz (55), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Nofri Yendri (40), mengalami patah tulang rusuk kanan, dan Supriadi (23) mengalami luka di bagian lutut kanan.

“Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Air Haji untuk mendapatkan penanganan medis. Adapun ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti di Mapolsek Linggo Sari Baganti,” tutur AKP Welly.

Ditegaskan AKP Welly, pascakejadian, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa se­jumlah saksi di lokasi serta mengamankan barang bukti.

“Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan basah dan cuaca mendung pada malam hari. Jalur tersebut merupakan jalan lintas utama yang cukup padat dilalui kendaraan dari arah Padang menuju Bengkulu. Terhadap sopir mobil pikap, sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang-Bengkulu, tepatnya di Nagari Pasar Bukit, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu (18/10/2025) malam. Kecelakaan ini menewaskan satu orang dan  dua orang alami luka – luka.

Berdasarkan laporan tuntas (LT) dari Kapolsek Linggo Sari Baganti kepada Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, peristiwa ini bermula sekitar pukul 20.00 WIB.

AKP Welly Anoftri S.H Kapolsek Linggo Sari Ba­ganti,  menerangkan pasca Kejadian berawal ketika sebuah Mobil Pick Up Carry Futura (BA 8507 GN) yang dikemudikan Igo Busriadi melaju dari arah Pa­dang menuju Bengkulu. Sesampainya di lokasi, pengemudi dikabarkan ter­­kejut dan secara tidak sengaja menginjak pedal gas secara penuh.

Mobil pick up tersebut kemudian menabrak sebuah Sepeda Motor Honda Space hitam yang tanpa plat nomor yang dikendarai Supriadi. Akibat hantaman itu, Supriadi terpental dari motornya, sementara kendaraannya tersangkut dan terseret masuk ke kolong depan Carry Futura.

Hilang kendali akibat motor yang tersangkut di kolongnya, mobil pick up itu kemudian secara bersamaan bertabrakan dengan Sepeda Motor Yamaha Mio GT (BA 2225 GV) yang datang dari arah berlawanan dan dikemudikan Nofri Yendri dengan membonceng Aziz.

Dampak tabrakan beruntun ini sangat parah. Aziz, yang saat itu membonceng, terlempar dan menghantam kaca depan mobil pick up. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara itu, Nofri Yendri, pengemudi Yamaha Mio GT, mengalami patah tulang rusuk kanan. Korban lain, Supriadi, pengendara Honda Space, men­derita luka di lutut kanannya. Seluruh korban telah dievakuasi dan men­dapat perawatan di Puskesmas Air Haji”, Ujar AKP Welly.

Ketiga kendaraan yang terlibat, yaitu Mobil Pick Up Carry Futura, Sepeda Motor Honda Space, dan Sepeda Motor Yamaha Mio GT, telah diamankan ke Mapolsek Linggo Sari Ba­ganti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan ini terjadi di ruas jalan lintas yang lurus dengan kondisi permukaan basah pada malam hari yang mendung. Faktor keju­tan yang dialami pengemudi mobil pick up diduga menjadi pemicu awal rentetan insiden berbahaya ini.

Penyidik dari Kepolisian masih mendalami kro­no­logi pasti kecelakaan dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk Lius dan Alek, untuk memastikan faktor penyebab dan pertang­gungjawaban dalam kasus ini”, Pungkas Kapolsek. (rio)