PESSEL, METRO—Puluhan rumah warga di Kecamatan Sutera dan Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan terendam banjir pada Jumat sore (17/10). Banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari dan membuat sungai meluap.
Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 16.30 WIB dengan ketinggian mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Sejumlah rumah warga terendam hingga bagian dalam, menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian barang milik warga mengalami kerusakan.
Pascakejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pemantauan serta penanganan banjir untuk mencegah jatuhnya korban.
Kasi Kedaruratan BPBD Pesisir Selatan, Budi Anugraha, membenarkan banjir melanda dua wilayah di daerah tersebut, yakni Kecamatan Sutera dan Lengayang. Namun, ia memastikan kondisi saat ini telah berangsur normal.
“Data sementata, banjir terjadi di Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, tepatnya di Tanjung Gadang dan Bukit Kaciak, serta di Kampung Baru, Kecamatan Lengayang. Saat ini air sudah mulai surut, dan keadaan berangsur aman serta terkendali. Tercatat sekitar 95 rumah warga sempat terendam,” jelas Budi.
Budi menambahkan, BPBD terus memantau wilayah rawan banjir di Kecamatan Sutera dan sekitarnya. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan deras susulan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan perangkat kecamatan untuk siaga apabila kondisi cuaca memburuk kembali. BPBD siap melakukan tindakan cepat jika terjadi banjir susulan,” ujarnya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Yuskardi telah mengonfirmasi kejadian tersebut. Beliau menyatakan bahwa air sudah mulai surut dan situasi telah normal pascabanjir.
“Saat ini air sudah mulai surut dan keadaan mulai sudah aman dan terkendali. Rumah yang terendam 95 buah rumah. Kondisi sekarang sudah aman,” ujar Yuskardi, dalam laporannya.
Pemantauan terus dilakukan oleh BPBD setempat untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan serta memantau kondisi masyarakat di lokasi terdampak. (*)





