BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi memberikan apresiasi atas kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKlin) Sumatera Barat, bekerja sama dengan Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi.
Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan bagi masyarakat, yang dinilai menjadi bentuk nyata kontribusi tenaga medis dan akademisi terhadap peningkatan kesehatan publik.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat atas inisiatif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sinergi antara tenaga medis dan dunia pendidikan seperti ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Ibnu Asis, Selasa (14/10).
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan kesehatan dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung program pembangunan di sektor kesehatan.
“Gubernur Sumatera Barat tengah mengampanyekan wilayah utara Sumbar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang kesehatan dengan Bukittinggi sebagai pusatnya. Ini momentum penting yang perlu kita dukung bersama,” tambahnya.
Wawako menuturkan, dengan 18 perguruan tinggi, 7 rumah sakit, dan 7 puskesmas, Bukittinggi memiliki potensi besar untuk menjadi kota wisata sekaligus destinasi wisata kesehatan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong sinergi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan masyarakat guna memperkuat posisi Bukittinggi sebagai pusat layanan dan edukasi kesehatan di Sumatera Barat.
Selain itu, Ibnu Asis juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat di tengah meningkatnya tren wisata kuliner di Bukittinggi.
“Menikmati kuliner khas boleh saja, tapi jangan abaikan aktivitas fisik dan pola makan seimbang. Perubahan gaya hidup modern tidak boleh mengurangi kesadaran kita terhadap pentingnya kesehatan,” imbaunya.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia medis, pendidikan, dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. (pry)





