SOLOK/SOLSEL

Kota Solok Pusat Penanaman Jagung Kuatral IV Tahun 2025 di Sumbar, Wako Ramadhani Kirana Putra dan Kapolda Lakukan Penanaman Serentak

0
×

Kota Solok Pusat Penanaman Jagung Kuatral IV Tahun 2025 di Sumbar, Wako Ramadhani Kirana Putra dan Kapolda Lakukan Penanaman Serentak

Sebarkan artikel ini
SAMBUT KAPOLDA— Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyambut kedatangan Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta..

Kota Solok menjadi pusat penanaman jagung Kuartal IV tahun 2025 di Sumatra Barat. Penanaman jagung dipusatkan di lahan perhutanan Ampang Kualo, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. Penanaman serentak itu dihadiri langsung Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra bersama Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Dalam kegiatan itu juga hadir kelompok tani penggerak ketahanan pangan. Program penanaman jagung nasional kuartal IV dipimipin Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka secara virtual bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Gerakan penanaman jagung ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Ketahanan Pangan yang digagas oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Gerakan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. Selain penanaman jagung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian gudang pangan.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengatakan, langkah penanaman jagung secara nasional tersebut tidak hanya mendukung ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat. “Gerakan penanaman jagung ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Ketahanan Pangan yang digagas oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Kota Solok ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan kegiatan untuk wilayah Suma­tera Barat,” ungkap Wako Rama­dhani Kirana Putra.

Dijelakan Ramadhani, bahwa gerakan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Selain penanaman jagung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian gudang pangan.  “Langkah ini tidak hanya mendukung ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat,” tegasnya.

Ramadhani juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.  “Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjalin dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” harapanya. (vko)