LIVERPOOL tampaknya tidak ingin mengulangi kesalahan di bursa transfer lalu. Setelah nyaris gagal mendapatkan Marc Guehi dari Crystal Palace, The Reds kini bergerak cepat dengan membuka pembicaraan awal yang positif untuk memboyong bek tangguh milik Borussia Dortmund, Nico Schlotterbeck.
Laporan eksklusif dari TEAMtalk mengungkap bahwa Liverpool telah melakukan komunikasi dengan perwakilan Schlotterbeck mengenai potensi transfer pada tahun 2026. Hasilnya dikabarkan positif, sebuah sinyal bahwa negosiasi ini bukan sekadar rumor belaka, melainkan langkah konkret untuk memperkuat lini pertahanan Arne Slot.
Bek berusia 25 tahun itu dikenal sebagai salah satu bek terbaik Bundesliga. Ia telah tiga kali masuk ke dalam Tim Terbaik Bundesliga dalam empat musim terakhir dan mengoleksi 22 caps bersama Timnas Jerman.
Schlotterbeck juga memiliki keunggulan yang jarang dimiliki bek Liverpool saat ini ia berkaki kiri alami, mampu membangun serangan dari belakang, dan kuat dalam duel udara.
Langkah Liverpool ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan Marc Guehi. Meski Guehi masih menjadi target utama, kontraknya bersama Crystal Palace akan berakhir musim panas mendatang, dan kini Bayern Munich, Barcelona, serta Real Madrid dikabarkan juga ikut berburu tanda tangannya.
Bayern bahkan disebut sudah membuka pembicaraan dengan pihak Guehi.
Menariknya, kali ini Liverpool memilih tidak menunggu terlalu lama. TEAMtalk menulis bahwa berbeda dari pendekatan mereka terhadap transfer Alexander Isak di mana klub menolak mencari alternatif lain hingga transfer rampung kali ini Slot dan tim rekrutmen bersikap jauh lebih aktif.
“Dalam kasus Guehi, Liverpool sudah mulai bergerak dengan menunjukkan minat kepada Dayot Upamecano dan sekarang Nico Schlotterbeck,” tulis TEAMtalk.
Situasi ini memberi pesan jelas kepada kubu Guehi, Liverpool tidak akan menunggu jika sang pemain menunda keputusan. Klub ingin menghindari skenario seperti sebelumnya, di mana negosiasi panjang membuat mereka kehilangan target utama.
Dengan cedera Giovanni Leoni dan masa depan Ibrahima Konate yang belum pasti, Liverpool kemungkinan besar akan membutuhkan dua bek tengah baru musim depan. Dalam konteks ini, perekrutan Schlotterbeck bukan sekadar alternatif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyeimbangkan lini belakang yang selama ini didominasi pemain berkaki kanan.
Meski negosiasi masih di tahap awal, sinyal yang diberikan sudah cukup jelas. Liverpool kini jauh lebih proaktif, tidak lagi menunggu momentum sempurna. Jika Guehi ragu, mereka siap beralih ke target lain tanpa kompromi.
Bagi fans Liverpool, langkah cepat ini tentu jadi kabar menggembirakan. Schlotterbeck bukan sekadar pelapis, tapi bek kelas Eropa yang bisa langsung memberi keseimbangan dan ketenangan di lini belakang. (jpg)






