BERITA UTAMA

Pengiriman 7 Kg Ganja ke Jakarta Digagalkan Petugas Avsec BIM, Terdeteksi saat Melewati Mesin X-Ray

0
×

Pengiriman 7 Kg Ganja ke Jakarta Digagalkan Petugas Avsec BIM, Terdeteksi saat Melewati Mesin X-Ray

Sebarkan artikel ini
GAGALKAN— Petugas Avsec BIM mengamankan 7 Kg ganja yang hendak dikirim ke Jakarta.

PDG.PARIAMAN, METRO–Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengamankan paket kargo dari jasa ekspidisi J&T Express yang diduga berisi narkotika jenis ganja seberat 7 Kilogram, pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 06.30 WIB.

Penemuan paket di­duga ganja ini terjadi saat pe­meriksaan barang meng­gunakan mesin X-Ray di area cargo bandara. Barang tersebut ditemukan dalam sebuah kardus yang dibungkus lakban, berisi enam paket diduga ganja.

Paket berisi ganja ini rencananya akan dikirim ke Jakarta melalui jasa pengiriman J&T Express. Pengiriman berasal dari Batusang­kar, Kabupaten Tanahdatar, dan akan dibawa menggu­nakan pesawat Super Air Jet IU817 yang dijadwalkan lepas landas pukul 07.55 WIB.

Berdasarkan data pengi­riman, pengirim tercatat atas nama OKI, beralamat di Batusangkar, Kabupaten Ta­­nahdatar. Sedangkan pene­rima adalah OM GUS, beralamat di Jalan Kebun Jati Sebrang Blok G, Soto Bogor, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Usai ditemukan, paket diduga ganja tersebut langsung diamankan oleh petugas AVSEC BIM dan diserahkan ke Polsek Kawasan BIM sekitar pukul 08.35 WIB.

Kapolsek BIM, Iptu Mi­ke Wiberki bersama anggotanya menerima penyerahan barang bukti untuk selanjutnya dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Padangpariaman guna pe­nyelidikan lebih lanjut.

“Untuk pengembangan lebih lanjut, asal usul barang dan siapa pemiliknya langsung ditangani oleh Satnarkoba Polres Padangpariaman untuk mengusut asal-usul barang dan pihak-pihak yang terlibat,” kata Iptu Mike.

Sementara itu, pihak AVSEC BIM menyebutkan bahwa kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi. Namun selalu berhasil dideteksi berkat ketelitian petugas keamanan bandara.

“Pihak bandara dan Pol­sek terus melakukan pengawasan terhadap potensi penyelundupan ba­rang-barang haram melalui jalur udara. Sudah beberapa kali upaya pengiriman narkoba berhasil kami gagalkan,” ungkap IPTU Mike.

Ia menambahkan, kasus ini kini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Padangpariaman untuk mengungkap jaringan pengirim dan penerimanya.

“Tim dari Satresnarkoba masih bekerja membongkar jaringan pengiriman ganja ini. Mudah-mu­dahan pengirimnya segera ditangkap,” tutupnya. (*)