METRO SUMBAR

Kader PKK Padang Diberi Pembekalan, Sekretariat sebagai “Jantung” Organisasi

0
×

Kader PKK Padang Diberi Pembekalan, Sekretariat sebagai “Jantung” Organisasi

Sebarkan artikel ini
PEMATERI— Sekretaris TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Mutmar Yenny Dainis, menjadi pemateri pada bimtek kader TP PKK Kota Padang yang digelar 9-11 Oktober.

PADANG, METRO–Semangat kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang patut diapresiasi. Selama tiga hari penuh, 9–11 Oktober 2025, seratusan kader dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan me­ngi­kuti bimbingan teknis (bimtek) guna memperkuat ka­pasitas dan pengeta­huan mereka dalam menjalankan program PKK.

Sekretaris TP-PKK Pro­vinsi Sumatera Barat, Mutmar Yenny Dainis, yang hadir sebagai pemateri, mengaku kagum dengan antusiasme kader PKK Pa­dang.

“Ini luar biasa. Selama tiga hari, kader PKK Padang dibekali berbagai ilmu penting untuk memperkuat peran mereka di lapangan,” ujarnya saat memberikan materi di Hotel Padang, Sabtu (11/10).

Menurut Mutmar Yenny, bimtek yang digelar TP-PKK Kota Padang ini menjadi contoh baik bagi daerah lain. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat sinergi antarkelompok kerja (Pokja), tetapi juga meningkatkan profesionalisme kader dalam menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing.

“Materi yang diberikan disesuaikan dengan bidang kerja di tiap Pokja. Ini penting karena setiap tahun ada penilaian terhadap kinerja Pokja. Dengan bimtek seperti ini, kader bisa lebih memahami peran dan tugasnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Mutmar Yenny juga menekankan pentingnya peran Sekretariat PKK, yang disebutnya sebagai “jantung organisasi”.

“Sekretariat adalah pe­nyu­plai dan pemompa da­rah bagi seluruh organ tubuh organisasi. Jika sekretariat tidak berfungsi baik, maka hasil kerja pun tidak maksimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengurus di bidang sekretariat harus memiliki kemampuan administrasi yang kuat sekaligus keteram­pi­lan komunikasi yang baik.

“Sekretariat juga menjadi wajah organisasi. Jadi, pengurusnya harus responsif, komunikatif, dan siap siaga kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Bimtek yang diikuti pe­nuh antusias ini resmi ditutup pada Sabtu siang oleh Kepala Dinas Pemberda­yaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pen­duduk dan KB (DP3AP2KB) Kota Padang, Eri Sendjaya. (rom)