SOLOK/SOLSEL

Bangun Kawasan Transmigrasi Padang Tarok, Bupati Ajak Anggota DPR RI Komisi V Bertemu Warga Trans

1
×

Bangun Kawasan Transmigrasi Padang Tarok, Bupati Ajak Anggota DPR RI Komisi V Bertemu Warga Trans

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN— Bupati Sijunjung Benny Dwifa serahkan cendera mata pada anggota DPR RI Komisi V dari Partai Golkar, Zigo Rolanda saat bersilaturahmi dengan warga transmigrasi Padang Tarok.

SIJUNJUNG, METRO–Guna mendorong percepatan pembangunan daerah transmigrasi SP-1 Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Pemkab Sijunjung menggandeng anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda untuk pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi. Dalam kegiatan masa reses anggota DPR RI itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengajak langsung politisi Golkar itu mengunjungi daerah trans dan bersilaturahmi dengan warga transmigrasi SP-1 Padang Tarok, pada Jumat (10/10).

Padang Tarok merupakan nagari yang berbatas langsung dengan Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau. Transmigrasi di daerah tersebut di mulai sejak tahun 2016 lalu dan masih merupakan daerah transmigrasi binaan pemerintah.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengatakan, ko­laborasi dengan pemerintah pusat dan anggota DPR RI merupakan cara untuk percepatan membangun daerah, terutama di tengah kondisi anggaran daerah yang kian terbatas. “Kita telah mengusulkan Inpres Jalan Daerah (Ijd) untuk perbaikan akses jalan Kamang Baru, Padang Tarok. Serta sejumlah ruas jalan daerah lainnya yang butuh perbaikan,” tutur Bupati.

Pemkab Sijunjung mengapresiasi terlaksananya pembangunan jalan di tahun 2025 ini dengan anggaran Rp9 miliar di kawasan transmigrasi.  “Namun, sepanjang jalan tadi bisa kita lihat bahwa masih banyak PR yang harus dise­lesaikan, seperti pe­ngerasan jalan, pembangunan jembatan dan fasilitas lainnya untuk kawasan transmigrasi Padang Ta­rok,” ungkap Benny di hadapan warga trans Padang Tarok.

Anggota DPR RI Komisi V dari Partai Golkar, Zigo Rolanda menjelaskan, pihaknya telah merencanakan sejumlah program untuk pembangunan Sijunjung pada tahun 2026 mendatang. “Ini merupakan kegiatan reses kami selaku DPR RI asal Sumbar. InsyaAllah di tahun 2026 nanti kita bawa program saluran air bersih yang ditargetkan untuk tujuh ribu sambungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Inpres jalan, irigasi dan jembatan juga akan dilaksanakan pada tahun 2026 di Sijunjung. “IJD kita untuk Sijunjung akan terlaksana pada tahun 2026, bukan tidak jadi. Hanya saja disesuaikan dengan tematik pembangunan Sijunjung,” terangnya.

Zigo menargetkan, pembangunan jembatan di jalan utama menuju daerah transmigrasi akan diupayakan pada tahun depan. “Tadi ada dua jembatan yang saya lihat perlu disegerakan, InsyaAllah kalau tidak bisa keduanya, minimal satu jembatan akan kita bangun tahun depan,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan bahwa perbaikan Jalinsum di Sijunjung juga akan dilaksanakan melalui BPJN Sumbar. “Tahun depan anggaran BPJN Sumbar naik dari Rp 500 miliar menjadi Rp760 miliar pada tahun depan, itu termasuk perbaikan Jalinsum Sijunjung. “Tentunya ini juga berpengaruh bagi masyarakat banyak. Karena baik itu jalan, jembatan dan irigasi harus berorientasi pada ketahanan pangan nasional yang menjadi atensi bagi Presiden, Pak Prabowo,” tambahnya.

Kadis Nakertrans Sijunjung, David Rinaldo menambahkan, perhatian pemerintah untuk daerah transmigrasi cukup tinggi.  “Dukungan pemerintah daerah hingga kementrian cukup tinggi untuk transmigrasi ini. Transmigrasi kita di Padang Tarok ini merupakan salah satu program transmigrasi nasional yang prioritas, terutama di Sumbar,” katanya.

David berharap, selain pembangunan akses jalan utama dan jembatan ke daerah transmigrasi, bisa disusul dengan fasilitas dan sarana-prasarana lainnya. “Di Padang Tarok ini terdapat sebanyak 180 kepala keluarga warga trans. Pembinaan dan kegiatan pembangunan terus dilakukan, tentunya kita butuh dukungan dari pemerintah pusat agar bisa maksimal,” tambahnya. (ndo)