OLAHRAGA

Tim Panjat Tebing Bermodalkan Atlet Muda, Indonesia Ditargetkan Minimal Sabet 3 Emas di SEA Games 2025

0
×

Tim Panjat Tebing Bermodalkan Atlet Muda, Indonesia Ditargetkan Minimal Sabet 3 Emas di SEA Games 2025

Sebarkan artikel ini
PANJAT TEBING— Tim panjat tebing Indonesia ditargetkan meraih minimal tiga medali emas di SEA Games 2025.

JAKARTA, METRO–Panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang ditargetkan sebagai lumbung medali dalam SEA Games 2025. Cabor yang sukses dapat emas di Olimpiade Paris 2024 diharapkan mendapatkan minimal tiga emas.

Target itu diungkapkan oleh Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono. Panjat tebing dinilai olehnya sebagai cabor andalan Merah Putih sehingga harus bisa dapat banyak medali se­banyak-banyaknya.

“Kalau di panjat tebing, khususnya, ya kita sudah champions lah di sana, jadi mestinya kita bisa memenangkan lagi di situ dan mendapat emas lebih banyak,” kata Bayu saat memantau pemusatan latihan tim panjat tebing di Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (11/10).

“Kita harapkan bisa mendapatkan tiga medali emas ya dari panjat tebing ya,” tambahnya.

Bayu cukup optimistis target itu dapat tercapai. Apalagi setelah dia melakukan kunjungan ke tempat pemusatan latihan tim panjat tebing Indonesia yang berlokasi di Hotel Santika Premiere, Bekasi, Jawa Barat.

Pria yang juga bos perusahaan taksi Bluebird Group itu mengaku senang melihat keseriusan dan keuletan para atlet panjat tebing yang berlatih kenal lelah. Bayu yakin target minimal tiga emas dari cabang olahraga yang dinaungi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) itu sangat realistis.

“Kalau dilihat dari latihan yang ada, mereka sangat luar biasa latihannya. Kita harus yakin berikan semangat kepada mereka, bahwa mereka bisa mendapatkan emas buat Indonesia di SEA Games tahun ini,” tambah pria berusia 48 tahun ini.

Lebih lanjut Bayu menyatakan bahwa ia dan segenap tim CdM, bersama dengan Komite Olim­piade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) dan Pe­me­rin­tah Indonesia siap untuk mendukung perjuangan pa­ra atlet.

“Kita tinggal menunggu. Jika ada yang kurang, tolong diinformasikan saja, agar kita bisa support kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Hendra Basir selaku pelatih kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia, menga­ta­kan bahwa skuad Merah Putih akan berkekuatan 18 atlet.

Mereka semua terbagi dan akan bersaing di enam nomor dari tiga kategori berbeda yang di­pertandingkan. Yakni lead, speed, dan boulder. Ma­sing-masing kategori ini akan memper­tan­dingkan kategori putra dan putri.

Salah satunya adalah Antasyafi Robby Al Hilmi, yang merupakan atlet yang mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Jakarta dalam nomor speed junior (18-19 tahun) putra, saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, Juni lalu.

Kemudian ada juga Ardana Cikal Damarwulan yang sempat meraih emas nomor boulder putra dalam ASEAN Climbing Championship 2025 di Putrajaya, Malaysia, pada awal Juli lalu, juga akan berjuang di Thailand nanti.

Nah menariknya, para atlet yang diturunkan mayoritas adalah yang muda-muda. Bahkan bisa dibilang atlet pelapis sehingga tak ada nama Desak Made Rita Kusuma Dewi, Veddriq Leonardo, maupun Kiromal Katibin.

Tapi, Hendra Basir mengatakan bahwa keputu­san itu selaras dengan dorongan dari Federasi Pan­jat Tebing ASEAN. Sehingga dia yakin bahwa atlet-at­let muda dapat berprestasi di SEA Games 2025.

“Memang kebijakan dari federasi panjat tebing Asia Tenggara adalah untuk mendorong pemain-pemain muda agar mendapatkan jam terbang di multievent, jadi di SEA Games Thailand 2025 inilah salah satu kesempatannya,” kata Hendra Basir. (jpg)