SAWAHLUNTO, METRO – Nabilah Erfariani (19), anak dari pasangan suami istri, Ikhsan dan Erniwati ini berhasil diterima sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun himpitan ekonomi membuatnya masih bermimpi untuk bisa mengenyam bangku kuliah.
Kesempatan emas untuk bisa menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia itu bisa hangus, jika tidak ada kucuran bantuan kepada warga RT 03/RW 02 Kelurahan Kubang Sirakuk Utara, Kecamatan Lembah Segar, Sawahlunto ini.
Ikhsan, ayah Nabila mengatakan, anak keduanya tersebut merupakan salah satu lulusan terbaik SMA 1 Padangpanjang. Namun dengan keterbatasan yang ada, dia mengaku tidak sanggup memberikan dana sendiri untuk mewujudkan mimpi anaknya untuk menimba ilmu ITB.
“Selain saya kerja serabutan, istri hanya sebagai pedagang kecil ditambah usaha jahitan. Tentu dana itu hanya untuk kebutuhan kami seharian saja,” ujar Ikhsan.
Ikhsan sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan dari Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta.
“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan, Allah memberkati doa kami sehingga ada perhatian dari Pak Wali Kota, Deri Asta yang ingin membantu meringankan beban kami. Disamping itu, kami juga mencoba untuk mendapatkan beasiswa dari berbagai lembaga dan pemerhati pendidikan anak,” ungkap Ikhsan yang didampingi Nabila.
Nabila Erfariani, adalah lulusan SMA 1 Padangpanjang dengan prestasi sangat membanggakan. Ia meraih nilai rata-rata 91 semenjak semester I hingga semester V. Nabila mengatakan, hasil nilai yang ia peroleh merupakan hasil perjuangan untuk meraih cita-cita ingin membantu kedua orang tua dan adik-adiknya hidup lebih baik dan berilmu pengetahuan. (zek)





