METRO SUMBAR

Pemko Payakumbuh dan BPOM, Perkuat Kolaborasi Awasi Keamanan Pangan dan Obat

0
×

Pemko Payakumbuh dan BPOM, Perkuat Kolaborasi Awasi Keamanan Pangan dan Obat

Sebarkan artikel ini
TERIMA— Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menerima kunjungan silaturahmi Kepala BPOM Payakumbuh, Dio Ramondrana, bersama jajaran di ruang kerjanya.

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Payakumbuh, Dio Ramondrana, di ruang kerjanya Kunjungan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Pa­­yakumbuh dengan BPOM dalam memastikan ke­ama­nan pangan dan obat-obatan yang beredar di tengah masyarakat.

Kunjungan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Dio sejak resmi dilantik pada 29 September 2025. Ia datang bersama jajaran untuk memperkenalkan diri serta menjalin komunikasi dan kolaborasi lebih erat dengan pemerintah daerah.

Wali Kota Zulmaeta menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas komitmen BPOM dalam mendukung upaya pengawasan keamanan pangan dan obat-obatan di Kota Payakumbuh.

“Sinergi antara BPOM dan pemerintah daerah sangat penting untuk me­lindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar. Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan, terutama da­lam pengawasan produk di pasar tradisional, UMKM, serta industri rumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, Dio Ramondrana menegaskan komitmen BPOM untuk men­dukung program-program Pemerintah Kota Pa­yakumbuh, terutama da­lam hal edukasi, pengawasan, dan sertifikasi pro­duk pangan dan obat.

“BPOM tidak bisa bekerja sendiri. Peran pemerintah daerah sangat strate­gis. Kita ingin memper­kuat pengawasan dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan UMKM hingga pengawa­san di pasar. Kota Payakumbuh merupakan mitra penting kami,” tutur Dio.

Beberapa rencana kerja sama konkret turut dibahas dalam pertemuan ter­sebut, seperti peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memperoleh izin edar BPOM, penguatan pengawasan obat dan makanan, pengawasan program MBG, serta pening­katan edukasi kepada ma­syarakat mengenai pen­ting­nya keamanan pangan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda. Dari pihak BPOM, hadir pula Kasubbag Tata Usaha Widya Ningsih, Ketua Tim Pengujian Adrafita Hanesty Hadi, dan Ketua Tim Sertifikasi Sri Yulianti beserta rombongan.

Wali Kota Zulmaeta berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan pengawasan yang lebih terpadu, sehingga masyarakat Kota Payakumbuh benar-benar terlindungi dari risiko pro­duk yang tidak aman. (uus)