PADANG, METRO–Satu rumah di kawasan padat penduduk di Teluk Nibung, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, mengalami kebakaran, Jumat pagi (10/10).
Warga setempat panik karena api dalam hitungan menit mulai melahap bagian dapur sebuah rumah milik warga. Beruntung, respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah lainnya.
Menurut laporan resmi Damkar Padang, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Tim pemadam menerima laporan dari warga yang menyaksikan asap keluar dari bagian belakang rumah.
Hanya satu menit setelah laporan masuk, empat unit armada langsung dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 3,5 kilometer dari pos terdekat
Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan, tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung berupaya mengendalikan api yang membakar dapur rumah milik Rifqi Murfid (29), seorang mahasiswa. Dalam waktu kurang dari 20 menit, tepatnya pukul 08.56 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Begitu laporan masuk, armada langsung kami gerakkan. Kondisi di lapangan cukup menantang karena kawasan tersebut padat penduduk dan akses jalan sempit. Namun, berkat koordinasi cepat di lapangan, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah lain,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menjelaskan, luas area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi, terutama di bagian dapur rumah. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp500 juta. Bantuan juga datang dari personel TNI dan petugas PLN yang segera memutus aliran listrik di sekitar lokasi agar tidak terjadi korsleting susulan,” jelas Rinaldi.
Dari hasil penelusuran awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh Erni (55), warga sekitar yang melihat asap keluar dari belakang rumah. Ia kemudian menghubungi layanan darurat Padang Siaga 112 untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Kami sedang menyelidiki penyebab pastinya, namun dugaan sementara api berasal dari area dapur,” kata Rinaldi menambahkan.
Selain satu rumah yang terdampak langsung, kata Rinaldi, terdapat 15 jiwa dari empat kepala keluarga (KK) yang ikut merasakan dampak kebakaran ini.
“Api sempat mengancam empat rumah di sekitar lokasi dengan area berpotensi terdampak mencapai 500 meter persegi, tetapi berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas di lapangan,” tutupnya. (brm)






