OLAHRAGA

Chelsea dan Arsenal Berebut Dua Bintang Muda Eropa, Marc Casado dan Kenan Yildiz jadi Incaran Utama

0
×

Chelsea dan Arsenal Berebut Dua Bintang Muda Eropa, Marc Casado dan Kenan Yildiz jadi Incaran Utama

Sebarkan artikel ini
TARGET INCARAN— Kenan Yildiz milik Juventus menjadi target incaran dua raksasa London, Arsenal dan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.

PERSAINGAN antara Chelsea dan Arsenal tampaknya tidak ha­nya akan terjadi di lapangan hijau musim depan, tetapi juga di meja negosiasi. Dua raksasa London itu dikabarkan bakal kembali terlibat dalam duel panas di bursa transfer musim panas 2026.

Menurut laporan dari Fichajes, baik Chelsea maupun Arsenal kini tengah mengincar dua talenta muda paling menjanjikan di Eropa — Marc Casado dari Barcelona dan Kenan Yildiz milik Juventus. Kedua pemain ini disebut menjadi target utama untuk memperkuat lini te­ngah dan lini depan masing-masing klub.

Dari kubu Barcelona, Marc Casado menjadi nama yang paling mencuri perhatian. Klub Catalan itu dikabarkan siap melepas sang gelandang berusia 22 tahun demi menyeimbangkan keuangan mereka. Selama musim 2023/2024, Casado tampil mengesankan di bawah asuhan Hansi Flick, dengan mencatat 36 penampilan, termasuk 23 laga di La Liga.

Casado dikenal sebagai gelandang bertahan berkarakter agresif, memiliki stamina tinggi, serta piawai dalam memenangkan duel satu lawan satu sebelum mendistribusikan bola ke lini depan. Meski potensinya besar, Barcelona merasa posisi Casado masih bisa ditutupi oleh nama-nama seperti Frenkie de Jong, Pedri, Marc Bernal, dan Gavi yang kini mulai pulih dari cedera panjangnya.

Pihak klub dikabarkan telah menetapkan harga EUR 30–35 juta atau sekitar Rp525–612 miliar untuk sang pemain. Angka tersebut dianggap realistis mengingat performa dan usia Casado yang masih sangat muda.

Bagi Chelsea, Casado dipandang sebagai solusi penting untuk memperkuat lini tengah yang kerap rapuh akibat cedera pemain. Romeo Lavia masih belum pulih sepenuhnya, sementara Andrey Santos dan Dario Essugo absen dalam beberapa pertandingan. Meski Moises Caicedo tampil luar biasa, pelatih Enzo Maresca menilai rotasi pemain sangat dibutuhkan agar performa tim tetap konsisten sepanjang musim.

Sementara itu, Arsenal menilai Casado sebagai rekrutan strategis untuk memberikan tekanan dan kompetisi sehat bagi Martin Zubimendi, yang baru bergabung pada awal musim ini. Pelatih Mikel Arteta di­sebut yakin bisa mengasah kemampuan kompatriotnya asal Spanyol itu menjadi gelandang bertahan elite di masa depan.

Ini bukan pertama kalinya Arsenal memantau Casado. Sejak Juli lalu, The Gunners sudah mengirim pemandu bakat untuk menyaksikan aksinya di Camp Nou. Bahkan, salah satu rekan Casado di Timnas Spa­nyol U-23 menyebutnya sebagai “hewan buas di lini tengah”, julukan yang menggambarkan etos kerja dan agresivitasnya.

Tak berhenti di Casado, duel Chelsea dan Arsenal juga merambah ke Italia. Kedua klub dikabarkan sedang memantau situasi Kenan Yildiz, penyerang muda berbakat milik Juventus berusia 20 tahun.

Menurut Gazzetta dello Sport, negosiasi kontrak baru antara Yildiz dan Juventus menemui jalan buntu. Kondisi ini membuka peluang bagi klub Premier League untuk bergerak cepat. Chelsea bahkan dikabarkan telah mengajukan tawaran EUR 68–70 juta (sekitar Rp1,2 triliun) pada musim panas lalu, namun proposal itu ditolak oleh manajemen Bianconeri.

Meski begitu, The Blues disebut siap melayangkan tawaran baru pada musim panas mendatang. Di sisi lain, Arsenal tidak mau kalah. The Gunners disebut menyiapkan langkah mengejutkan dengan skema pertukaran Gabriel Jesus demi memuluskan kesepakatan transfer Yildiz.

Juventus sendiri masih berharap bisa mempertahankan pemain muda asal Turki tersebut de­ngan menaikkan nilai kontraknya. Namun, jika negosiasi gagal, klub asal Turin itu diyakini hanya akan melepasnya di kisaran EUR 80–90 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

Jika kedua pemain itu berhasil direkrut, maka total investasi yang harus dikeluarkan Chelsea atau Arsenal bisa mencapai EUR 110–125 juta atau sekitar Rp1,9–2,2 triliun — angka fantastis untuk dua talenta muda yang baru mulai mencuat di kancah Eropa.

Namun muncul pertanyaan menarik: di mana Kenan Yildiz akan dimainkan jika salah satu dari dua klub London tersebut berhasil menggaetnya? Pemain asal Turki ini lebih nyaman beroperasi di belakang striker utama, posisi yang saat ini sudah ditempati Cole Palmer di Chelsea dan Eberechi Eze di Arsenal — yang baru saja dibeli dengan harga GBP 60 juta plus bonus GBP 7,5 juta.

Kemungkinan besar, Yildiz akan dirotasi ke sektor sayap kiri, posisi yang bisa memberinya ruang lebih besar untuk berkreasi dan memanfaatkan kecepatan serta teknik individunya. Gaya bermainnya yang fleksibel membuatnya cocok dengan filosofi permainan menyerang kedua klub London itu.

Dengan karakter ambisius dan kekuatan finansial besar, duel transfer antara Chelsea dan Arsenal kali ini diyakini akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik menjelang musim 2026/2027. Siapa yang akan menangkap dua bintang muda Eropa ini, masih menjadi tanda tanya besar — dan dunia sepak bola tengah menantikan jawabannya. (*/rom)