AGAM/BUKITTINGGI

Aksi Nekat Panjat Tebing Ngarai Sianok, Turis Jerman Dievakuasi Malam Hari

0
×

Aksi Nekat Panjat Tebing Ngarai Sianok, Turis Jerman Dievakuasi Malam Hari

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI TURIS— Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi seorang turis asal Jerman yang terjebak di dinding Ngarai Sianok, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat Rabu (8/10) malam.

BUKITTINGGI, METRO–Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi seorang turis asal Jerman yang terjebak di dinding tebing Ngarai Sianok, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu (8/10) malam.

Turis bernama Joerg itu sebelumnya melakukan aksi panjat tebing seorang diri dan terjebak di pertengahan tebing setelah kelelahan.

Peristiwa bermula ketika Joerg memanjat dinding curam Ngarai Sianok di kawasan Kayu Gadih Jambu Aia, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, sejak siang hari. Namun, di tengah pendakian, ia kehabisan tenaga dan tidak mampu melanjutkan panjatannya maupun turun kembali.

“Ia memanjat seorang diri sejak siang. Sesampainya di pertengahan tebing, survivor merasa kelelahan dan tidak bisa melanjutkan pemanjatan maupun turun ke bawah,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama, Kamis (9/10).

Dalam kondisi terjepit di tebing, Joerg berteriak meminta pertolongan. Suaranya terdengar oleh warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada tim penyelamat. Rekaman warga yang memperlihatkan upaya penyelamatan itu sempat beredar di media sosial dan menarik perhatian masyarakat setempat.

Setelah menerima laporan, tim gabungan segera bergerak ke lokasi dan melakukan penyisiran di sepanjang dinding tebing Ngarai Sianok. Upaya penyelamatan dilakukan secara hati-hati mengingat medan yang curam dan licin.

“Survivor berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 19.20 WIB dan langsung diantar ke penginapannya untuk beristirahat,” tambah Ichwan.

Operasi penyelamatan ini melibatkan BPBD Agam, TNI-Polri, Damkar Agam, PMI Bukittinggi, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana, serta warga sekitar. Berkat kerja sama yang cepat dan koordinatif, evakuasi berjalan lancar tanpa korban jiwa. (pry)