SOLOK/SOLSEL

Bupati Solok dan Wakil Ketua Komisi VI Lakukan Peninjauan, Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Ditarget Rampung 2027

0
×

Bupati Solok dan Wakil Ketua Komisi VI Lakukan Peninjauan, Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Ditarget Rampung 2027

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN JALAN NASIONAL— Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau progres pembangunan Jalan Nasional di Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti.

SOLOK, METRO–Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyampaikan pem­bangunan jalan nasional Aie Dingin, menjadi harapan besar ma­sya­rakat Kabupaten Solok khu­susnya di kawasan Lembah Gumanti. Untuk itu ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam me­nyukseskan pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Kepada Walinagari dan Niniak Mamak, tugas berat kita ke depan adalah mendukung suksesnya pe­laksanaan pembangunan jalan ini, terutama dalam penertiban bangunan dan rumah-rumah di sepanjang ruas jalan,” uajarnya.

Pembangunan Jalan Na­sional Air Dingin ini diharapkan dapat mening­katkan konektivitas wila­yah, memperlancar arus distribusi ekonomi, serta membuka peluang baru bagi pengembangan potensi daerah di Kabupaten Solok dan sekitarnya.

Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau progres pembangunan Ja­lan Nasional di Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, merupakan bagian dari komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Solok, khususnya di kawasan Lembah Gumanti yang menjadi ja­lur utama penghubung an­tar wilayah.

Dalam kesempatan itu, Andre Rosiade menyampaikan bahwa proyek pembangunan jalan nasional tersebut memiliki total anggaran Rp.297 miliar yang akan dikerjakan secara bertahap selama tiga ta­hun hingga selesai pada tahun 2027.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan penghubung di ruas jalan ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.

“Ini merupakan komitmen pemerintah Presiden Prabowo melalui Kementerian PUPR dan Balai Jalan Nasional Provinsi Sumatera Barat, untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Sumatera Barat, salah satunya jalan Air Dingin yang sudah lama rusak,” ujar Andre Rosiade. (vko)