BERITA UTAMA

Rumah PNS Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

0
×

Rumah PNS Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Kondisi rumah milik PNS yang terbakar di Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESSEL, METRO–Satu unit rumah permanen di Tebing Tinggi, Nagari Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, hangus terbakar, Minggu malam (5/10). Beruntung, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, warga setempat dibuat panik melihat api yang membesar dan khawatir merambat ke rumah-rumah lainnya. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) datang.

Berselang beberapa me­nit, mobil Damkar datang ke lokasi dan langsung me­lakukan penyemprotan air. Satu jam berjibaku, api yang membakar rumah milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) berhasil dipadamkan meski kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 1 miliar.

Sekretaris Pol PP dan Damkar Pesisir Selatan, Agung menyampaikan, kebakaran yang melanda rumah tersebut, dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.51 WIB.

“Ya, laporan kejadian pertama kali diterima oleh petugas Pos Damkar Sektor Balai Selasa pada pukul 20.51 WIB,” kata Agung, Senin (6/10).

Agung mengatakan, rumah yang terbakar milik Prihati Kusuma Ningrum (36), seorang PNS setempat. Kebakaran diketahui pertama kali diketahui, saat saksi yang melihat asap tebal dan kobaran api dari atap rumah, Prihati Kusuma Ningrum.

“Melihat kondisi itu, saksi langsung menghubungi petugas pemadam untuk meminta bantuan. Berkat kesigapan tim gabungan dari Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke dua rumah lain di sekitar lokasi,” tutur Agung.

Agung menambahkan, nilai kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 1 miliar, dan aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp 500 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, dan untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kami mengimbau masayrakat untuk terus waspada terhadap hal-hal yang memicu kebakaran,” tutupnya. (*)