PADANG, METRO–Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar, memastikan keamanan dan kualitas gizi makanan yang disajikan melalui layanan makan bergizi gratis (MBG). Melalui pengawasan gizi dan higienitas makanan, Biddokkes memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar keamanan pangan dan layak konsumsi.
Pemeriksaan ketat atau food safety ini dilakukan secara serentak di tiga Sistem Penyediaan Pangan Gabungan (SPPG), yaitu SPPG Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar, SPPG Polres Lima Puluh Kota, dan SPPG Polres Payakumbuh pada Jumat (3/10) lalu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap hidangan yang disajikan memenuhi standar higienis, memiliki nutrisi seimbang, dan layak. Tim Biddokkes fokus pada kebersihan bahan, persiapan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan.
Kepala Biddokkes Polda Sumbar, Kombes Pol dr. Sri Handayani menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua menu yang disajikan memenuhi kriteria ketat. Ini mencakup penyajian dalam wadah bersih, penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh petugas, porsi makanan yang seimbang—terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah—serta lolos uji organoleptik yang meliputi pengecekan rasa, bau, dan tampilan makanan.
Dijelaskan, di SPPG SPN Polda Sumbar, pemeriksaan dini hari pukul 04.30 WIB dipimpin oleh dr. Avira Adrisma bersama tim. Menu hari itu adalah nasi goreng sosis dan wortel, telur dadar, tahu tepung, timun, serta lengkeng.
Sementara itu, di SPPG Polres Limapuluh Kota, Aiptu Anton Mawardi memimpin pemeriksaan pukul 09.00 WIB dengan menu ayam kecap, nasi putih, sayur tauge, tempe mendoan, dan jeruk manis.
Di waktu yang sama, Iptu Arsadi memeriksa SPPG Polres Payakumbuh yang menyajikan ayam goreng tepung, nasi putih, tahu kecap, sayur timun dan selada, serta semangka.
“Kami berkomitmen penuh menjaga kesehatan makanan melalui pengawasan food safety yang ketat. Temuan hari ini menegaskan bahwa layanan MBG di jajaran kami telah memenuhi standar nasional, sangat penting untuk mendukung kinerja optimal seluruh personel di SPPG,” ujarnya, Senin (6/10).
Selain melakukan pemantauan langsung, Biddokkes juga menggandeng berbagai stakeholder, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN), BPOM, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan, untuk memastikan koordinasi berjalan baik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan di tingkat daerah.
“Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat semakin percaya pada kualitas program pemerintah. Anak-anak sebagai kelompok rentan dapat menikmati makanan bergizi dengan aman, sehingga tumbuh kembang mereka optimal dan risiko penyakit terkait gizi bisa ditekan,” kata Kombes Pol dr. Sri Handayani.
Ia menyebut, program MBG yang dikawal oleh Biddokkes Polda Sumbar bukan hanya tentang penyediaan makanan, melainkan juga investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi di tahun 2045.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kesehatan internal.
“Pemeriksaan food safety bukan sekadar rutinitas, melainkan bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan berkualitas. Ini juga menjadi contoh bagi masyarakat bahwa Polri selalu mengedepankan standar tinggi, termasuk dalam keamanan pangan,” tegasnya. (rgr)






