METRO PADANG

Fadly Amran Tegaskan Komitmen Jadikan Padang Kota Informatif, Kritik Publik Jadi Bahan Bakar Pemerintahan Transparan

0
×

Fadly Amran Tegaskan Komitmen Jadikan Padang Kota Informatif, Kritik Publik Jadi Bahan Bakar Pemerintahan Transparan

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN PENGURUS— Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang, di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (6/10).

PADANG, METRO–Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang meng­gelar pelantikan pengurus sekaligus diskusi publik di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (6/10). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua DPRD Pa­dang Muharlion, Ketua PJ­KIP Sumbar Almudazir, Ke­tua Komisi Informasi (KI) Sumbar Musfi Yendra, serta Ketua Penasehat PJ­KIP Padang yang juga man­tan Ketua KI Sumbar, Syam­surizal.

Pelantikan tersebut me­ne­tapkan Yuliadi Chandra sebagai Ketua, Arif Budiman Effendi sebagai Sekretaris, dan Sri Taufik sebagai Bendahara PJKIP Kota Padang.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran didapuk sebagai keynote speaker. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang siap mewujudkan predikat kota informatif secara nasional. Me­nu­rutnya, keterbukaan in­fo­­rmasi publik merupakan bagian penting dari misi pemerintahan yang tran­sparan dan akuntabel.

Baca Juga  Eks Salon Padang Teater akan Dibangun Lapangan Futsal

“Saya bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah berkomitmen untuk menjadikan Ko­ta Padang sebagai kota informatif. Komitmen ini sejalan dengan semangat transparansi publik,” kata Fadly Amran.

Fadly menambahkan, upaya menuju kota informatif tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama jurnalis dan organisasi seperti PJKIP, menjadi faktor penting dalam mewujudkan pemerintahan terbuka.

“Tanpa keterlibatan pu­blik, masyarakat, komunitas, dan organisasi seperti PJKIP, program yang telah disusun pemerintah tidak akan berjalan maksimal,” ujar Fadly.

“Semoga PJKIP dapat menjadi tandem penting bagi keterbukaan informasi publik di Kota Padang. Kalau ditanya apakah Kota Padang bisa menjadi Kota Informatif? Bisa. Tapi harus dengan kolaborasi bersama, agar Kota Padang bisa menjadi kota informatif tidak hanya di Sumbar tapi juga di nasional,” tambahnya.

Baca Juga  Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Gubernur: Antisipasi Kepadatan Jalur Darat dan Penumpukan Pengunjung di Objek Wisata

Fadly juga berharap agar masyarakat aktif mem­­berikan kritik dan ma­su­kan terhadap program pemerintah. Ia menegaskan, setiap kebijakan yang dijalankan harus mendapat penilaian langsung dari masyarakat.

“Kita ingin setiap usaha yang dilakukan pemerintah mendapatkan penilaian dan tanggapan lang­sung dari masyarakat. Kritik konstruktif menjadi bagian dari perjalanan me­nuju pemerintahan yang transparan,” tegasnya.

Acara pelantikan dan diskusi publik PJKIP ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kota Padang semakin terbuka terhadap akses informasi publik dan mampu menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (rgr)