PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Komit Bangun Birokrasi Adaptif dan Inovatif

0
×

Pemko Payakumbuh Komit Bangun Birokrasi Adaptif dan Inovatif

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Wawako Payakumbuh Elzadaswarman bersama dua pejabat Pemko Payakumbuh, setelah mempresentasikan proyek perubahan strategis pada Seminar Proyek Perubahan (Proper) Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) Angkatan X Tahun 2025 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) LAN RI, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

PAYAKUMBUH, METRO –Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang adaptif dan inovatif. Dua pejabat Pemko Payakumbuh mem­­presentasikan proyek perubahan strategis pada Seminar Proyek Perubahan (Pro­per) Pendidikan Ke­pe­mim­pinan Nasional Tingkat II (PKN II) Angkatan X Tahun 2025 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) LAN RI, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Inspektur Kota Payakumbuh, Andri Narwan, mengu­sung proyek perubahan SIGAP (Strategi Penerapan Sis­tem Manajemen Risiko Terintegrasi di Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh). Proyek ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta berbasis mitigasi risiko dalam setiap kebijakan dan program perangkat daerah.

Sementara itu, Nofriwandi, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdako Payakumbuh, menampilkan proyek “Ekraf Digital Juara”, sebuah inovasi yang fokus pada peningkatan daya saing pelaku ekonomi kreatif melalui digitalisasi. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong produk lokal agar menembus pasar yang lebih luas.

Seminar ini mendapat du­kungan penuh dari Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadas­warman, yang hadir langsung sebagai mentor kedua peserta. Ia menegaskan bahwa proyek perubahan ini ha­rus diwujudkan secara nyata agar berdampak langsung pada masyarakat.

“Kami berharap proyek perubahan ini tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi bisa memberikan kontribusi nyata bagi tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan penguatan ekonomi kreatif di Kota Payakumbuh,” ujar Elzadas­warman.

Keikutsertaan dua pejabat Pemko Payakumbuh dalam PKN II LAN RI dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas aparatur sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.(uus)