BERITA UTAMA

Heboh! Kuburan Dibongkar OTK, Sisa Kain Kafan dan Tali Pocong Dicuri

0
×

Heboh! Kuburan Dibongkar OTK, Sisa Kain Kafan dan Tali Pocong Dicuri

Sebarkan artikel ini
DIBONGKAR OTK— Kondisi kuburan yang dibongkar OTK di Jorong Katimahar, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, METRO–Warga Kampung Katimahar, Jorong Katimahar, Nagari Panti Timur, Keca­matan Panti, Kabupaten Pasa­man, dihebohkan de­ngan aksi tak wajar yang dilakukan orang tak dikenal. Pasalnya, se­buah kuburan yang belum genap dua bulan dike­bu­mikan, ditemukan dengan kondisi dibongkar.

Kuburan itu berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga Katimahar bernama Jaka, Senin (29/9) sekitar pukul 12.15 WIB yang kebetulan melintas di areal makam.

Jaka yang saat itu hen­dak mengambil buah kuini, dibuat kaget melihat ku­buran itu sudah beranta­kan dan liang terbuka. Jaka pun langsung menghu­bu­ngi Kamal lantaran makam tersebut merupakan ku­buran ayahnya.

“Saya dapat informasi dari Jaka. Ketika dicek, benar makam ayah saya sudah dibongkar. Papan penutup liang lahat terlihat terbuka,” ungkap Kamal, Selasa (30/9).

Tak terima makam ayah­nya dibongkar OTK, Kamal kemudian melaporkan hal itu ke Wali Nagari dan Ke­pala Jorong Katimahar. Tak berselang lama, pihak Ke­polisian bersama Kapolsek Panti dan Kanit Reserse Polres Pasaman tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Untuk memastikan kon­disi, Polisi bersama ke­luarga kembali membuka makam. Hasilnya, jasad almarhum masih utuh. Na­mun, tali ikat pinggang yang sebelumnya dike­nakan almarhum saat di­makamkan, serta se­ba­gian kain kafan, tidak lagi dite­mukan.

Temuan ini menim­bul­kan spekulasi kuat di te­ngah masyarakat. Banyak yang menduga aksi pem­bongkaran makam berkai­tan dengan praktik ilmu hitam atau ritual pe­sugihan.

“Kalau bukan karena ilmu hitam, tidak mungkin orang nekat melakukan hal seperti ini. Orang yang membongkarnya sudah tidak wajar itu perila­ku­nya,” ujar salah seorang warga yang enggan di­sebutkan namanya.

Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes mengatakan, pihak­nya masih melakukan pe­nyelidikan terkait kejadian pembongkaran kuburan di Nagari Panti. Menurutnya, pihaknya sudah menda­tangi lokasi untuk mela­kukan olah TKP dan me­mintai keterangan dari saksi-saksi.

“Kuburan yang di­bong­kar sudah kita pasangi police line. Di lokasi itu, dida­pati kuburan tersebut su­dah tergali, kuat dugaan menggunakan cangkul.  Di lokasi juga tidak ada dite­mukan alat yang digunakan untuk penggali, hanya di temukan jejak kaki pelaku,” kata AKP Fion.

Menurut AKP Fion, di dalam kuburan itu masih terdapat jenazah yang kon­disinya utuh. Namun  tali pengikat pinggang almar­hum tidak ditemukan ber­sama sisa-sisa kain kafan.

“Kami masih mengum­pulkan bukti dan kete­ra­ngan saksi di lapangan. Motif pelaku akan kami dalami lebih lanjut,” pung­kasnya. (*)