METRO PADANG

Wako Padang Usulkan Teknologi untuk Kurangi Kecelakaan Perlintasan KA

0
×

Wako Padang Usulkan Teknologi untuk Kurangi Kecelakaan Perlintasan KA

Sebarkan artikel ini
RAPAT PENANGANAN KA— Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri rapat tindak lanjut penanganan perlintasan sebidang di wilayah Sumbar, di Ruang Rapat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Jalan Olo Bangau, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (30/9).

PADANG, METRO–Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong penerapan teknologi sebagai strategi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api (KA), dibandingkan hanya mengandalkan penempatan personel di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Fadly Amran saat me­ng­hadiri rapat tindak lanjut penanganan perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat, yang digelar di Ruang Rapat Balai Teknik Perkeretaapian Ke­las II Padang, Jalan Olo Bangau, Nagari Ketaping, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (30/9).

“Perlintasan sebidang ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pa­dang mengingat banyaknya kecelakaan yang terjadi. Apakah ada teknologi yang lebih efisien dan murah dibandingkan menempatkan personel di titik-titik yang tidak terjaga maupun yang belum terdaftar ini,” ujar Fadly.

Fadly menegaskan, pe­nye­lesaian permasalahan perlintasan sebidang tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah kota.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan dukungan anggota Komisi V DPR RI.

“Kalau bisa nanti ada proposal bersama mengingat keterbatasan keuangan daerah akibat pemotongan dana transfer pusat. Sekaligus komitmen bersama agar tidak ada perlintasan-perlintasan baru. Semoga dengan upaya ini kita dapat menekan angka kecelakaan yang terus berulang,” tambahnya didampingi Kadishub Padang, Ances Kurniawan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda, Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Amin Hudaya, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang Hendrialdi, Kadishub Sumbar Dedy Diantolani, Wali Kota Pariaman Yota Balad, Bupati Padang Pariaman Jhon Kenedy Aziz, serta Ketua DPRD dari masing-masing daerah.(*)