PADANG, METRO–Menjelang peringatan Gempa 30 September 2009, Pemerintah Kota Padang melakukan aksi bersih-bersih. Tugu gempa yang berada di jalan Gereja, dibersihkan dan dipercantik.
“Benar, kita baru saja melakukan pembersihan di kawasan Tugu Gempa, ini kita lakukan agar lokasi tersebut steril sebelum peringatan Gempa 30 September pada hari Selasa nanti,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, Sabtu (27/9).
Bersih-bersih di Tugu Gempa dilakukan beberapa hari lalu. BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengecat dan bergotong royong.
“Tidak saja memperindah kawasan Tugu Gempa, akan tetapi ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai sejarah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana,” terang Hendri Zulviton.
Diakui Hendri, Pemko ingin Tugu Gempa tetap terawat dan layak dijadikan tempat peringatan. Tidak menjadi tempat yang digunakan sekali setahun saja.
Selain membersihkan area sekitar tugu, petugas gabungan juga melakukan pengecatan ulang serta merapikan taman agar kawasan tersebut semakin nyaman untuk dikunjungi pada saat acara peringatan nanti.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong yang harus terus dipupuk. Sementara itu, personel Damkar turut membantu dalam pembersihan dan penyemprotan area agar lingkungan lebih bersih.
Kegiatan bersih-bersih dan gotong royong ini diharapkan peringatan Gempa 30 September 2025 dapat berjalan dengan khidmat serta menjadi momentum refleksi dan edukasi bagi seluruh masyarakat Kota Padang. (brm)






