METRO SUMBAR

Bupati Yulianto Lantik 10 Pejabat di Lingkungan Pemkab Pasbar

0
×

Bupati Yulianto Lantik 10 Pejabat di Lingkungan Pemkab Pasbar

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasaman Barat, Yulianto

PASBAR, METRO–Sebanyak 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pasbar, Yulianto, di Aula Kantor Bupati setempat, Jumat (26/9).

Pelantikan tersebut dihadiri Forkopimda Pasbar, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Ketua TP PKK Pasbar Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M. Ihpan, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain Yosmar Divia sebagai Kepala Kesbangpol, Gina Alesia sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Handoko sebagai Kasatpol PP, Noperiadi sebagai Setwan, Zulfahri sebagai Inspektur Pembantu I Inspektorat Pasbar,  Indra Syahputra sebagai Kabag Hukum, Efrini Desri sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Dewi Indriani Djusair sebagai Sekretaris DPKBP3A, Saridin sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Rosidi sebagai Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian.

Dalam arahannya, Bupati Yulianto menyampaikan bahwa pelantikan pejabat pimpinan tinggi pra­tama merupakan bagian dari rangkaian seleksi terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-unda­ngan yang berlaku.

Sementara pelantikan pejabat administrator me­rupakan tindak lanjut dari rekomendasi Kementerian Dalam Negeri dan BKN. “Dengan dilantiknya saudara-saudara, saya harap dapat menerapkan core value atau nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Saya ingin lahir inovasi-inovasi yang berdampak positif bagi kinerja perangkat daerah, se­hingga ASN di Kabupaten Pasbar mampu mewujudkan citra baik, yakni bangga mela­yani bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar para pejabat yang baru dilantik mampu be­kerja cepat, tepat, dan be­rinovasi untuk menjawab tantangan serta isu stra­tegis yang dihadapi. “Ke­terbatasan anggaran ja­ngan dijadikan alasan untuk berhenti berinovasi. Manfaatkan teknologi sebagai media konsultasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam melayani ma­syarakat. De­ngan efisiensi yang maksimal, kondisi defisit anggaran dapat kita tangani de­ngan baik,” tegasnya.

Bupati Yulianto menu­tup arahannya dengan me­ngingatkan pentingnya kerja sama dalam me­mimpin. “Konsekuensi da­lam memimpin tidak lepas dari dukungan semua pihak. Jaga kekompakan, sa­ling mendukung, dan be­kerja sama untuk mewujudkan visi dan misi Ka­bupa­ten Pasbar,” pungkasnya. (end)