AGAM, METRO–Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas membusuk di dalam kamar rumahnya di Jalan Kubu Jorong Lurah, Kanagarian Koto Tuo, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (25/9) sekitar pukul 17.30 WIB.
Warga setempat pun dibuat heboh dengan penemuan mayat korban yang diketahui bernama Darmen (75) hingga beramai-ramai datang ke rumah korban. Namun, bau yang sangat menyengat membuat warga tidak tahan berlama-lama di dekat rumah korban.
Waja korban sudah menghitam dan tubuhnya membengkak. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek dan Tim Inafis Polresta Padang tiba ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
Kapolsek IV Koto Polresta Bukittinggi, AKP Fitrianto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kematian Darmen diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat terkait salah satu warga sekitar yang tewas di dalam kamarnya dengan kondisi tertelentang dan sudah menggeluarkan bau yang tidak sedap jelasnya
“Mendapat laporan itu pihaknya bersama jajaran Tim.Hinafis langsung bergerak kelokasi untuk melakukan pemeriksaan atas infotmasi itu. Sesampai dilokasi anggota kita memang menemukan korban ini sudah tidak bernyawa lagi di atas kasurnya dengan posisi telentang,” kata AKP Fitrianto, Jumat (26/9).
Ditambahkan AKP Fitrianto, tubuh koban yang mengalami pembusukan juga sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Karena, berdasarkan keterangan saksi awal mula peristiwa ini terungkap setelah warga sekitar mencium bau yang tidak sedap di lokasi sekitar.
“Merasa penasaran dengan bau tersebut saksi bersama warga sekitar langsung menyisir sumber bau tersebut. Setiba di depan rumah Darmen, penyisiran warga terhenti lantaran bau menyengat berasal dari dalam rumah korban,” tutur AKP Fitrianto.
Namun, kata AKP Fitrianto, warga tidak bisa masuk ke dalam rumah korban karena terkunci. Warga berusaha memanggil-manggil nama korban, tetapi tidak ada jawaban ataupun suara dari dalam rumah.
“Warga terpaksa mendobrak pintu agar bisa masuk ke dalam rumah. Setelah dicari, ternyata Darmen ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar,” ujarnya.
AKP Fitrianto mengatakan, korban selama ini memang tinggal sendirian di dalam rumahnya. Dari hasil pemeriksaan Tim Hinafis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban namun kuat dugaan korban ini tewas akibat penyakit yang dideritanya.
- “Korban sudah hampir 10 hari tidak keluar rumah. Informasi dari keluarga, korban menderita penyakit paru-paru . Pihak keluarga menerima atas meninggalnya korban dan tidak dilakukannya autopsi. Selanjutnya korban segera dimakamkan,” tutupnya. (pry)





