AGAM/BUKITTINGGI

Gerakan Pangan Murah Hadir di Bukittinggi, Warga Antusias ‘Berburu’ Sembako Murah

0
×

Gerakan Pangan Murah Hadir di Bukittinggi, Warga Antusias ‘Berburu’ Sembako Murah

Sebarkan artikel ini
PANGAN MURAH— Pemko bersama Perum Bulog dan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Kamis (25/9).

BUKITTINGGI, METRO–Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan berbagai kebutuhan pohok dengan harga yang lebih murah hadir di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Kamis (25/9).

Program yang diinisiasi Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat bersama Perum Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bukittinggi ini bertujuan membantu masya­rakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

Sejak pagi, warga terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan. Mobil boks Bulog yang diparkir di de­pan kantor lurah menjadi pusat perhatian karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan har­ga lebih murah dibanding harga pasar.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu sekali dengan adanya pangan murah ini,” ujar Siti (56), warga Bukik Cangang Kayu Ramang. “Dengan harga kebutuhan pokok yang se­karang lumayan tinggi, pro­gram seperti ini jelas meringankan beban kami, terutama untuk membeli be­ras dan minyak go­reng,­” tambahnya yang diamini warga lain, Rina.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyediakan 43 ka­rung beras SPHP ukuran 5 kg, 101 liter minyak go­reng Minyakkita kemasan 1 liter dan 2 liter, serta 40 kg gula pasir me­rek Rose Brand.

Adapun harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni beras Rp64.000 per 5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter Rp15.500, kemasan 2 liter Rp31.000, dan gula Rp18.000 per kg.

Lurah Bukik Cangang Kayu Ramang, Westi Wismar, SH, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, GPM tidak hanya membantu warganya, tetapi juga memberi dampak po­sitif bagi masyarakat kelurahan lain yang menghadapi tekanan harga pangan.

“Di tengah beban hidup yang semakin berat, gerakan pangan murah ini sangat membantu masya­ra­kat dan UMKM. Ke depan, kami berharap komoditas yang dijual tidak hanya beras, minyak, dan gula, tetapi juga cabe, bawang, telur, dan kebutuhan lainnya,” harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bukittinggi, Hendri, menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjamin akses pangan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan program seperti ini secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan kebutuhan tinggi. Tujuannya agar ma­sya­rakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga wajar,” ujar­nya.

Sementara itu, Asisten Manajer Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Windu Putra Persada, me­nga­takan bahwa Bulog siap meningkatkan pasokan jika permintaan melonjak. Ia menegaskan, stok yang tersedia aman untuk memenuhi kebutuhan ma­sya­rakat.

“Ini adalah bukti sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan,” katanya.

Kegiatan GPM di Bukik Cangang Kayu Ramang berjalan tertib dan sukses. Antusiasme warga juga menjadi sinyal positif bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Banyak warga berharap kegiatan serupa bisa terus di­laksanakan secara rutin di berbagai kelurahan. (pry)