Dumai, 24 September 2025 – Dalam semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober, PLN UIP Sumbagteng menegaskan komitmennya untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui program nyata bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pelatihan bertajuk “Ayo Menanam Tanaman Sehat Bernilai Ekonomi” di Kelurahan Bukit Batrem, Kota Dumai, Selasa (23/9/2024).
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Lurah Bukit Batrem dan dihadiri perwakilan UIP Sumbagteng, Ketua Kadin Dumai, Camat Dumai Timur, Lurah Bukit Batrem, serta masyarakat Bukit Batrem. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat ini mencerminkan semangat gotong royong Pancasila dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka jalan bagi kemandirian ekonomi lokal.
Melalui sosialisasi dari Dinas Pertanian Kota Dumai, masyarakat dibekali pemahaman tentang pemanfaatan lahan pekarangan dan area kosong untuk menanam tanaman sehat bernilai ekonomi. Pendekatan ini tidak hanya memastikan ketersediaan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis pertanian rumah tangga. Dengan demikian, program ini mendukung TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) karena memberikan kesempatan kerja produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Perwakilan TJSL PLN UIP Sumbagteng, Theodore Pramana Ndaha, menegaskan bahwa semangat Pancasila menjadi pedoman PLN dalam menjalankan program sosial. “PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat ganda: terpenuhinya pangan sehat keluarga sekaligus terbukanya peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, UMKM Bumbu Masak Buya, Helmi, menekankan pentingnya inovasi dalam memanfaatkan hasil pertanian lokal. Ia mencontohkan bagaimana bahan sederhana dapat diolah menjadi produk bumbu masak yang kini diminati pasar. “Jika masyarakat mampu memanfaatkan hasil tanamannya, maka akan muncul peluang usaha baru yang tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat identitas kuliner daerah,” katanya.
Ketua Kadin Dumai, Zulfan, menambahkan bahwa dunia usaha di Dumai mendukung penuh kegiatan pemberdayaan seperti ini. Menurutnya, pelatihan yang berorientasi pada kemandirian akan menciptakan ekosistem wirausaha baru di kalangan masyarakat.
Camat Dumai Timur, Zainur, SH, turut memberikan apresiasi atas inisiatif PLN bersama mitra dan Dinas Pertanian. Ia menilai, program ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor dapat menjawab tantangan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat pentingnya persatuan dan gotong royong dalam menjawab tantangan bangsa, termasuk di bidang pangan dan ekonomi. Melalui pelatihan ini, PLN UIP Sumbagteng berharap masyarakat Bukit Batrem semakin termotivasi untuk menanam tanaman sehat, mengolah hasilnya, dan menjadikannya sumber ketahanan pangan sekaligus kemandirian ekonomi keluarga.
PLN UIP Sumbagteng berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang tidak hanya selaras dengan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mendukung pencapaian TPB 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui berbagai inisiatif, PLN mendorong terciptanya peluang kerja produktif, peningkatan keterampilan masyarakat, pengembangan UMKM lokal, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat dapat semakin mandiri, berdaya, dan sejahtera, sekaligus berperan aktif dalam pembangunan nasional.(*)






