METRO PADANG

Ketum IKM Andre Rosiade bakal ke Wamena Bantu Perantau Minang yang Mengungsi

0
×

Ketum IKM Andre Rosiade bakal ke Wamena Bantu Perantau Minang yang Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Ketum IKM Andre Rosiade bakal ke Wamena Bantu Perantau Minang yang Mengungsi

WAMENA, METRO– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Andre Rosiade, dijadwalkan mengunjungi Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegu­nungan, pada Minggu (28/9). Dalam kunjungan tersebut, Andre akan me­nye­rahkan langsung bantuan kepada perantau Minang asal Yalimo yang saat ini mengungsi ke Wamena.

Andre menjelaskan, kondisi para perantau Minang di Yalimo cukup memprihatinkan. Situasi keamanan yang kurang kondusif mem­­buat mereka harus me­ninggalkan daerah itu untuk sementara waktu dan men­cari perlindungan di Wa­mena. Kehadiran IKM di­harapkan dapat mem­­be­rikan semangat se­kaligus meringankan be­ban para perantau yang se­dang meng­hadapi kesu­litan.

“Kami memahami beratnya keadaan yang sedang dialami saudara-saudara kita. Kehadiran kami di Wamena ini bukan sekadar membawa bantuan, tapi juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Dimanapun orang Minang berada, kita adalah satu keluarga,” ujar Andre yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Sebagai organisasi yang menaungi perantau Minang di seluruh Indonesia, Andre menegaskan bahwa IKM tidak hanya hadir untuk kegiatan seremonial semata, melainkan juga tanggap terhadap kondisi sosial yang menimpa warganya. Sebelumnya, pada 5 Oktober 2019 lalu, Andre Rosiade juga pernah ke Jayapura dan Wamena menemui korban kerusuhan Wamena. Juga membawa sebagian perantau yang ingin pulang.

Baca Juga  IKASMA 2 Padang Gelar Halalbihalal dan Reuni, Menguatkan Silaturahmi, Menjemput Kekerabatan Masa SMA

“Inilah komitmen Ikatan Keluarga Minang untuk terus bermanfaat bagi ra­nah dan rantau. Kita ingin menunjukkan bahwa IKM selalu ada untuk masya­ra­kat Minang, baik yang berada di kampung halaman maupun di tanah rantau,” kata Andre yang belakangan dikenal sebagai ‘Presiden’ orang Minang.

Bantuan yang dibawa DPP IKM berupa uang tunai yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan perantau. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk mempererat ikatan persaudaraan antarperantau Minang di tanah Papua, se­kaligus memastikan mereka mendapat perhatian dan dukungan moral.

Selama ini, masyarakat Minang dikenal luas sebagai perantau yang ulet dan mampu beradaptasi di berbagai daerah, termasuk di Papua. Banyak di antara mereka yang menggantungkan hidup melalui usaha perdagangan, kuliner, hingga sektor jasa.

Baca Juga  Semen Padang FC Tahan Imbang Persib, Andre Rosiade: Semangat Pantang Menyerah jadi Kunci

Di Yalimo, para perantau Minang sudah cukup lama menetap dan berkontribusi terhadap perekonomian setempat. Namun, kondisi yang tidak stabil belakangan ini membuat sebagian dari mereka terpaksa meninggalkan usaha dan rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Wamena kemudian menjadi tujuan utama karena relatif lebih kondusif dan terdapat komunitas Minang yang cukup besar di sana.

Dengan kehadiran DPP IKM, para perantau Minang yang mengungsi di­ha­rapkan tidak hanya men­­dapatkan bantuan ma­teri, tetapi juga semangat dan motivasi untuk tetap bertahan. “Semoga bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban mereka. Yang terpenting, kita ingin menyampaikan bahwa orang Minang selalu saling mendukung di manapun berada,” tutup Andre. (*)