METRO PADANG

Pemko Padang Lakukan Pembinaan Statistik Sektoral untuk Satu Data

0
×

Pemko Padang Lakukan Pembinaan Statistik Sektoral untuk Satu Data

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH, METRO–Penyelenggaraan sta­tis­tik sektoral yang andal dan terstandar menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan berbasis data.

Hal ini menjadi fokus uta­ma dalam kegiatan Pem­binaan Penyelenggaraan Statistik Sektoral  (Domain Kelembagaan dan Statistik Nasional) yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang di Abu Bakar Jaar, Selasa (23/9). Kegiatan pembinaan diikuti 50 orang dari berbagai OPD di lingkungan Pemko Padang.

Kepala Diskominfo Ko­ta Padang, Boby Firman, menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi dan per­cepatan digitalisasi sa­at ini, penyelenggaraan statistik tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.

Menurutnya, dibutuhkan kerangka kerja bersama yang menyatukan seluruh proses statistik, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga diseminasi.

“Penyusunan daftar da­ta statistik sektoral me­rupakan langkah awal yang fundamental untuk memetakan seluruh data yang kita hasilkan dan butuhkan, baik kewilayahan, sektoral, maupun tematik,” ujarnya.

Boby memaparkan se­jumlah isu prioritas yang membutuhkan penguatan data sektoral, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan. Pada sektor pendidikan, data diperlukan untuk melihat potensi ketimpangan akses serta per­kembangan indikator seperti rata-rata lama se­kolah dan angka partisipasi pendidikan di semua jenjang.

Di sektor kesehatan, prevalensi stunting, cakupan imunisasi, hingga pengendalian penyakit tidak menular memerlukan data berkala dan terintegrasi. Sementara pada sektor kemiskinan, sinkronisasi data antar sektor sangat penting untuk memastikan intervensi sosial tepat sasaran.

“Semua isu tersebut membutuhkan data sektoral yang lengkap, akurat, dan dapat ditindaklanjuti. Melalui pembinaan ini, kita berharap dapat memper­kuat pemahaman bersama tentang pentingnya statistik sektoral serta kontribusinya dalam mewujudkan data yang andal dan ber­kualitas,” pungkasnya. (*/ren)