PADANGPARIAMAN, METRO–Kabupaten PadangPariaman kembali mendapat kepercayaan sebagai salah satu daerah tujuan studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Rombongan peserta diterima langsung oleh Kepala BKPSDM PadangPariaman, Maizar, bersama jajaran dan sejumlah kepala perangkat daerah terkaitnya.
Dipilihnya Padangpariaman sebagai lokasi studi lapangan tidak terlepas dari berbagai capaian daerah ini, khususnya dalam penyelenggaraan layanan publik bidang kependudukan yang telah diakui di tingkat nasional. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padangpariaman menjadi salah satu perangkat daerah unggulan yang dijadikan lokus pembelajaran.
“Kami terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi layanan publik, termasuk di bidang administrasi kependudukan. Harapannya, inovasi ini mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” ujar Maizar, kemarin.
Sejumlah inovasi dan prestasi yang berhasil ditorehkan Disdukcapil Padangpariaman antara lain: Peringkat 3 Nasional Unit Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Tahun 2022; Penghargaan Unit Kerja Pelayanan Publik Predikat WBK dari Kemenpan-RB Tahun 2022;
Kwmudian penghargaan terbaik penyelenggaraan administrasi kependudukan tingkat Kabupaten se-Sumbar tahun 2022, serta berbagai inovasi digitalisasi layanan kependudukan yang memudahkan masyarakat mengurus dokumen tanpa harus datang ke kantor.
Selain Disdukcapil, beberapa perangkat daerah lain juga ditetapkan sebagai lokus kunjungan, di antaranya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Bapperlitbangda. Perangkat daerah tersebut dikenal aktif melahirkan inovasi dan mengoleksi berbagai penghargaan, mulai dari SAKIP, SPBE, hingga Anugerah Desa Wisata Indonesia.
Dengan dijadikannya Padangpariaman sebagai salah satu lokus studi lapangan, diharapkan pengalaman dan inovasi yang dimiliki daerah ini dapat menjadi inspirasi bagi peserta pelatihan dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pelayanan publik di instansi masing-masing.(efa)





