JAKARTA, METRO–Ketua Dewan Guru (KDG) Perguruan Karate Lemkari, Shihan Harried Taning, memberikan apresiasi tinggi atas penyematan sabuk hitam kehormatan DAN IV kepada Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Lemkari Sumatera Barat terpilih periode 2025–2030, Nanda Satria.
Penyematan tersebut dilakukan pada acara penutupan Musyawarah Provinsi (Musprov) Lemkari Sumbar ke-7 yang digelar Minggu (21/9) di The ZHM Premiere Hotel Padang. Momen itu sekaligus menandai awal langkah baru kepemimpinan Nanda di perguruan karate tertua di Sumatera Barat.
Diketahui, Nanda Satria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar, terpilih secara aklamasi dalam Musprov yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (20–21/9). Keputusan bulat dari seluruh peserta Musprov menjadi bukti kepercayaan penuh terhadap sosok muda tersebut.
Musprov Lemkari dibuka langsung oleh Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen Mar (Purn) Bambang Sutrisno. Dalam sidang pleno, seluruh peserta dengan suara bulat mendaulat Nanda Satria sebagai Ketua Lemkari Pengprov Sumbar periode 2025–2030, menggantikan Yozarwardi yang telah memimpin di periode sebelumnya.
Sebagai bentuk penerimaan resmi ke dalam keluarga besar Lemkari, Nanda lebih dulu dikenakan karategi (seragam karate) oleh Sekretaris Dewan Guru, Ferry Suardi (DAN VII). Prosesi ini disaksikan jajaran pengurus pusat serta tokoh senior Lemkari.
Selanjutnya, secara organisatoris, Nanda disematkan Sabuk Hitam oleh anggota Dewan Guru, Letkol Inf Arie Marzuki (DAN V), bersama Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen (Purn) Bambang Sutrisno. Penyematan ini juga disaksikan oleh Ketua Dewan Penasehat PB Lemkari, H. Leonardy Harmainy (DAN VIII), Firdaus Ilyas (DAN VII), dan sejumlah tokoh karate nasional.
Shihan Harried Taning menilai, penyematan sabuk hitam kehormatan kepada Nanda bukan hanya simbol penerimaan, tetapi juga pengakuan atas komitmen dan perannya dalam mengembangkan olahraga karate di Sumbar.
“Ini adalah momen bersejarah. Dengan sabuk hitam kehormatan, kami berharap Ketua terpilih mampu menjaga marwah Lemkari sekaligus membawa prestasi karate Sumbar lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Musprov ke-7 Lemkari Sumbar ditutup secara resmi oleh Ketua Dewan Penasehat PB Lemkari, Leonardy Harmainy, Dt Bandaro Basa. Ia berpesan agar kepemimpinan baru ini menjadi tonggak untuk memperkuat organisasi sekaligus membina atlet berprestasi menuju ajang nasional maupun internasional.
Dengan prosesi penyematan tersebut, Nanda Satria kini resmi memimpin Lemkari Sumbar untuk lima tahun ke depan. Kehadirannya diharapkan mampu menguatkan tradisi Lemkari sebagai perguruan karate tertua di ranah Minang, sekaligus melahirkan generasi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah. (rom)






