METRO PESISIR

Wako Pariaman Ajukan Dana Perbaikan Dermaga Pulau Angso Duo

0
×

Wako Pariaman Ajukan Dana Perbaikan Dermaga Pulau Angso Duo

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI KEMENTERIAN PARIWISATA— Wako Pariaman Yota Balad bertemu Deputi Pengembangan destinasi dan infrastruktur yang diterima oleh Sekretaris Deputi Utari Widyastuti dan Deputi Penyelenggaraan Kegiatan yang diwakili Asisten Deputi iven daerah, Reza Pahlevi.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman, Yota Balad terus berupaya mewujudkan pemba­ngu­nan di Kota Pariaman me­lalui Pemerintah Pusat, karena keterbatasan anggaran berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, kemarin, Yota Balad mendatangi Kementerian Pariwisata.  Untuk memajukan sektor pariwisata, Wako Pariaman, Yota Balad, bertemu Deputi Pengembangan destinasi dan infrastruktur yang diterima oleh Sekretaris Deputi Utari Widyastuti dan Deputi Penyelenggaraan Kegiatan (iven) yang diwakili oleh Asisten Deputi iven dae­rah, Reza Pahlevi.

Adapun kunjungan ter­sebut bertujuan untuk mengajukan usulan program dan kegiatan yang bisa dialokasikan untuk Kota Pariaman di Gedung Sapta Pesona kementerian Pariwisata.

“Dalam keterbatasan anggaran seperti saat ini, kita selalu berupaya untuk memajukan Kota Pariaman dalam segala hal. Salah satu caranya adalah mengusulkan beberapa program melalui proposal sehingga dengan majunya pariwisata kita berharap akan meningkatkan eko­nomi masyarakat Kota Pariaman, “ ungkap Walikota Pariaman Yota Balad, kemarin.

Adapun program yang diajukan mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan dermaga Pulau Angso Duo, pendampingan Kementerian Pariwisata terkait penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Pariaman mengingat persoalan ini menjadi sa­lah satu tantangan utama dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan destinasi wisata,  kapal katamaran beserta peralatan diving dan snorkling dan duku­ngan penyediaan kios bagi para pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan wisata.

Baca Juga  Bupati Suhatri Bur: Bangga Bermitra Dengan DPRD

“Saat ini Pulau Angso Duo mengalami penuru­nan jumlah kunjungan wisatawan akibat kondisi dermaga utama yang tidak layak digunakan. Dermaga tersebut merupakan pintu masuk utama bagi wisa­tawan menuju pulau, se­hingga perbaikannya dianggap sangat mendesak. Tidak hanya itu, kita juga mengusulkan agar iven Budaya Tabuik bisa masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026 dan usulan iven lainnya yang terdapat di Kementerian Pariwisata, “ ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Pariaman, Yota Balad juga sudah menemui beberapa Menteri, diantaranya Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, Menteri Eko­nomi Kreatif (Ekraf) dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni.Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia (RI) Dody Hanggodo, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf.

Sementara itu, Sekretaris  Deputi Pengemba­ngan Destinasi dan infrastruktur Kementerian Pariwisata, Utari Widyastuti menyambut baik kunju­ngan Wako Pariaman, Yota Balad dan mengapresiasi perhatian Pemerintah Da­erah terhadap pengembangan pariwisata di Kota Pariaman.

“Kita menyambut baik usaha Pemko Pariaman untuk memajukan Kota Pariaman dalam situasi seperti ini. Saat ini, database desa wisata pada platform Jadesta telah dimanfaatkan oleh berbagai mitra strategis dalam pemberian dukungan, sehingga Pemerintah Daerah diharapkan dapat melakukan pembaharuan data dalam platform tersebut. Terkait dukungan infrastruktur, Kementerian Pariwisata masih menunggu arahan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan terkait pelaksanaan DAK Fisik Pariwisata, “ ujarnya.

Baca Juga  Curah Hujan Tinggi, Jalan Utama Penghubung Korong Kampung Bonai dengan Padang Baru Amblas

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Event Daerah , Deputi Pe­nyelenggaraan Kegiatan (iven) Kementerian Pariwisata, Reza Pahlevi juga menyambut positif kunju­ngan Pemko Pariaman. “Kunjungan ini sangat bagus dilaksanakan dan kita selalu siap membantu untuk kemajuan daerah. Terkait usulan iven Budaya Tabuik bisa masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026 dan usulan iven lainnya yang terdapat di Kementerian Pariwisata, kita berharap agar Peme­rintah Daerah juga dapat menyiapkan presentasi yang komprehensif untuk mendukung pengusulan Pesona Tabuik Pariaman sebagai salah satu KEN Tahun 2026, “ ujarnya.

“Semoga Kota Pariaman bisa menggelar lebih banyak iven yang berdampak luas, seperti festival-festival budaya yang menarik wisatawan. Ia menekankan bahwa iven-iven tersebut harus bisa me­ningkatkan jumlah kunju­ngan dan memperpanjang durasi tinggal wisatawan, yang pada akhirnya akan mendorong ekonomi lokal, “ tutupnya. (efa)