SOLOK, METRO–Oleng saat kecepatan tinggi, bus milik PO NPM menabrak tiang listrik dan bangunan mushala di Jalan Umum Lintas Sumatera, Jorong Pasia, Nagari Tikalak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (19/9) sekitar pukul 03.34 WIB.
Beruntung, insiden kecelakaan tunggal ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun empat pemunpang bus mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan, bus NPM Mercedes Benz bernomor polisi BA 7058 NU dikemudikan oleh Gazali (53). Dugaan sementara, kecelakaan ini dipicu out off control alias hilang kendali.
“Bus ini melaju dari arah Solok menuju Padangpanjang. Saat tiba di tikungan tajam, bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali,” kata Iptu Akbar kepada wartawan.
Dijelaskan Iptu Akbar, setelah oleng ke sisi kiri jalan, bus kemudian menabrak menabrak tiang listrik dan mushala di lokasi. Para penumpang bus pun berteriak histeris dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara keluar dari dalam bus.
“Akibat insiden ini, empat penumpang bus mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Singkarak untuk mendapatkan perawatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut,” ujar Iptu Akbar.
Iptu Akbar merinci, adapun korban luka masing-masing bernama Wardah, pelajar asal Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Arni ibu rumah tangga asal Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman; Sintia balita asal Lubuk Aro, Kabupaten Pasaman, serta Muhammad Yowandri, mahasiswa asal Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau.
“Kendaraan yang terlibat sudah kami amankan di Mako Satlantas Polres Solok Kota. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp30 juta,” tutur Iptu Akbar.
Iptu Akbar mengatakan, setelah dilakukan olah TKP, di lokasi kejasian memiliki lebar enam meter, beraspal, dengan kondisi lalu lintas sepi saat kejadian. Cuaca saat itu mendung.
“Petugas Satlantas Polres Solok Kota segera melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mendata korban, dan mengamankan kendaraan. Bus NPM bersama sopir kini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (*)






