AGAM/BUKITTINGGI

Bukittinggi Perkuat Gerakan GENTING, 27 Keluarga Berisiko Stunting Terima Bantuan Nutrisi

1
×

Bukittinggi Perkuat Gerakan GENTING, 27 Keluarga Berisiko Stunting Terima Bantuan Nutrisi

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN— Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias bersama Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Nauli Handayani, menyalurkan bantuan nutrisi bagi 27 keluarga berisiko stunting dari Baznas Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota (Pem­kot) Bukittinggi menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stun­ting (TPPS) sekaligus penye­rahan bantuan nutrisi da­lam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Dymens, Selasa (16/9).

Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa stunting adalah persoalan serius yang harus ditangani bersama karena menyangkut masa depan generasi bangsa.

Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga, terutama ayah dan ibu, dalam memastikan anak memperoleh gizi cukup, pola asuh tepat, serta lingkungan sehat.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari rumah. Pemahaman ibu tentang ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, pola makan seimbang, dan keterlibatan ayah da­lam pola asuh sangat penting,” ujar Ny. Yesi.

Baca Juga  Kegiatan Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai 30 Mei

Ia juga mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kota Bukittinggi yang telah me­nyalurkan bantuan nutrisi bagi 27 keluarga berisiko stunting. Menurutnya, ban­tuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Upaya penurunan stunting bukan sekadar mengejar angka, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi sehat, cerdas, dan produktif,” tambahnya.

Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Nauli Handayani, menjelaskan bahwa prevalensi stunting di Bukittinggi berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 tercatat 16,8%. Angka ini lebih ren­dah dibandingkan Sumatera Barat (24,9%) dan nasional (19,8%), namun ma­sih di atas target pemerintah 14%.

Baca Juga  Cegah Pungli, UPP Disosialisasikan ke Pengelola Objek Wisata

“Melalui GENTING, kita ingin mempercepat penurunan angka stunting. Gerakan ini adalah wujud gotong royong seluruh elemen masyarakat,” jelas Nauli.

Pada kegiatan kali ini, bantuan nutrisi tahap II disa­lurkan kepada 27 Keluarga Berisiko Stunting (KRS), setelah tahap I sebelumnya diberikan kepada 52 keluarga pada Juli–September 2025. Bantuan berupa makanan tambahan satu kali sehari, dengan tujuan memperbaiki pola makan, pola asuh, dan sanitasi keluarga. (pry)