BUNDOKANDUANG, METRO – Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, berkat perjuangan Raden Ajeng Kartini, telah terjadi perubahan besar kondisi sosial perempuan di Indonesia. Perempuan telah mendapatkan kesempatan hak yang sama dengan kaum laki-laki dalam memperoleh pendidikan, bekerja dan mengeluarkan pendapat serta pemikiran.
“Habis Gelap Terbitlah Terang telah menjadi inspirasikan oleh Raden Ajeng Kartini. Habis Gelap Terbitlah Terang sudah tertulis di dalam Alquran. Artinya mengeluarkan manusia dari lembah kegelapan kepada cahaya yang terang (nur),” ujar Mahyeldi saat Peringatan Hari Kartini tingkat Kota Padang di Hotel Axana, Senin (22/4)
Ia menambahkan, makna yang terkandung dari Habis Gelap Terbitlah Terang itu telah didokumentasikan oleh Raden Ajeng Kartani dan menginspirasi banyak kaum perempuan. Sehingga bangsa Indonesia memberikan gelar kepada Raden Ajeng Kartini pahlawan kemerdekaan.
Mahyeldi mengungkapkan, banyak hal sesungguhnya tentang Raden Ajeng Kartini, salah satunya kepedulian sosial, dan juga perilaku yang telah ditunjukan oleh Nabi dan Rasul. Dan ini pula yang mendasari Raden Ajeng Kartini melihat kondisis sosial di masyarakat, maka Raden Ajeng Kartini melakukan perobahan terhadap kaum perempuan yang telah dijajah haknya semasa itu.
“Pada hakekatnya agar kita selalu mengenang dan menghargai perjuangan Raden Ajeng Kartini dan menyegarkan kembali aspirasi masyarakat terhadap keluhan kodrat, harkat, martabat serta peran kaum perempuan dalam rangka meningkatkan moral bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seiring dengan perkembangan zaman, fungsi kaum perempuan berkembang menjadi fungsi ganda. Fungsi pertama sebagai ibu di rumah tangga, bertanggung jawab sebagai pendamping sumai dan membina, mendidik, mengasuh anaknya. Fungsi kedua membantu mencari nafkah untuk keluarga baik sebagai wanita karier di pemerintahan ataupun di swasta dan membuka usaha sendiri.
Untuk itu terang Mahyeldi, Pemko Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) pada tahun ini menilai perempuan tangguh, merupakan potret seorang ibu single parent yang benar tangguh dalam memperjuangkan hidup untuk menafkahi keluarganya.
“Semua ini merupakan bentuk pemberdayaan perempuan yang diamanatkan dalam Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 2 tahun 2014 tentang pengembangan peran dalam membangun berbasis kelurahan,” tandas Mahyeldi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Heryanto Rustam mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan Peringatan Hari Kartini adalah, agar seluruh masyarakat baik laki-laki dan perempuan terutama generasi muda untuk senantiasa mengenang dan menyegarkan kembali ingatan begitu pentingnya perjuangan kebangkitan kaum perempuan.
“Serta meneruskan perjuangan dan cita-cita Raden Ajeng Kartini untuk meningkatkan status perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki. Momentum Peringatan Hari Kartini pada hakikatnya mengenang perjuangan kaum perempuan,” ungkap Heryanto Rustam.
Puncak Hari Kartini ini dihadiri Tim Ketua Penggerak PKK Kota Padang Harneli serta ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Padang dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang. (tin)





