PESSEL, METRO–Ketua DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Muhidi menegaskan bahwa Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS bukan sekadar kegiatan rutin sekolah, melainkan investasi jangka panjang untuk mendorong generasi muda menjadi pemimpin masa depan.
Hal itu disampaikan Muhidi saat meninjau pelaksanaan LDK OSIS di SMK Negeri 1 Painan, Rabu (10/9). Kegiatan tersebut diikuti pengurus OSIS SMKN 1 Painan serta dihadiri kepala sekolah se-Pesisir Selatan.
Sosialisasi ini juga merupakan bagian dari pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumbar untuk mendukung pembinaan karakter dan kepemimpinan pelajar.
Menurut Muhidi, pembinaan kepemimpinan sejak dini tidak hanya penting bagi siswa, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia daerah yang berkelanjutan.
“LDK OSIS ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. Dari sinilah lahir calon pemimpin yang berintegritas, disiplin, dan berjiwa sosial. Sebagai wakil rakyat, saya berkewajiban memberi dukungan agar anak-anak kita memiliki bekal kepemimpinan sejak dini,” tegas Muhidi.
Muhidi menambahkan, DPRD Sumbar tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia.
“Tanpa pemimpin muda yang berkarakter, pembangunan tidak akan berkelanjutan. Karena itu, LDK OSIS harus terus diperkuat di seluruh sekolah,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap langkah DPRD. Menurutnya, penguatan karakter melalui LDK sejalan dengan visi pendidikan Sumbar untuk melahirkan lulusan yang cerdas, berkarakter, dan siap memimpin.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana kegiatan penguatan karakter siswa ini berjalan. LDK OSIS sangat relevan untuk mendukung mutu pendidikan Sumbar, karena kepemimpinan bukan hanya soal kecerdasan, tetapi juga sikap, moral, dan tanggung jawab,” jelas Habibul.
Senada, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Muslim Arif, menyebut LDK OSIS akan memberi dampak positif terhadap keberanian siswa untuk tampil sebagai pemimpin. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di sekolah lain.
“Kami berterima kasih kepada Ketua DPRD dan Kadisdik Sumbar yang telah memberi perhatian khusus pada pendidikan di wilayah kami. LDK OSIS menjadi wadah yang efektif membentuk generasi yang berani, inovatif, dan peduli,” kata Muslim.
Selama kegiatan, para siswa mendapat materi tentang kepemimpinan, manajemen organisasi, etika, komunikasi, dan wawasan kebangsaan. Metode pembelajaran berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber dari praktisi dan pejabat terkait, sehingga siswa tidak hanya memahami teori tetapi juga praktik nyata dalam memimpin dan berorganisasi.
Melalui LDK ini, diharapkan lahir generasi muda Sumbar yang memiliki visi, integritas, dan kemampuan manajerial, sehingga mampu mengambil peran penting dalam pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang. (rgr)





