PAYAKUMBUH/50 KOTA

Layani 3.400 Siswa Sekolah, Dapur Makan Bergizi Gratis Mesra Subarang Batuang Diresmikan

0
×

Layani 3.400 Siswa Sekolah, Dapur Makan Bergizi Gratis Mesra Subarang Batuang Diresmikan

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN DAPUR MBG— Wali Kota Payakumbuh dr. Zulmaeta, meresmikan Dapur Bergizi Mesra Subarang Batuang, di Kelurahan Subarang Batuang, di Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Jumat (12/9) pagi.

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh dr. Zulmaeta, meresmikan Da­pur Bergizi Mesra Subarang Batuang, di Kelurahan Su­barang Batuang, di Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Jumat (12/9) pagi. Selain Wali Kota Pa­yakumbuh, juga tampak ha­dir Wakil Wali Kota, Elzadas­warman, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Yb. Dt. Parmato Alam, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny.Eni Muis, Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Mesra Wati, Polisi, Kejaksaan, Kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dapur ini menjadi dapur MBG kedelapan di Kota Payakumbuh dan akan melayani 3 ribu lebih penerima manfaat mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA. Usai pe­resmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke dapur. Tampak wali kota mencoba langsung makan sajian MBG yang sudah disiapkan.

Pada kesempatan itu Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasi atas terus bertambahnya jumlah dapur MBG di daerahnya. “Pemerintah Kota sa­ngat mendukung hadirnya dapur-dapur MBG ini. Semakin banyak dapur, sema­kin banyak pula anak-anak dan masyarakat yang mera­sakan manfaatnya, termasuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkap Zulmaeta, Jumat (12/9).

Wali Kota menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Presiden menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan SDM berkua­litas, sebagaimana amanat Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.

Menurutnya, makanan bergizi tidak hanya sekadar mengenyangkan, tetapi juga sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, MBG diharapkan mampu memberikan manfaat nyata berupa makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus menumbuhkan kesadaran pola makan sehat sejak usia dini.

Hingga kini, jumlah pene­rima manfaat MBG di Payakumbuh mencapai 62.060 o­rang, terdiri dari 50.499 siswa serta 11.561 bumil, busui, dan balita. Dengan beroperasi­nya SPPG Subarang Batuang yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai, total dapur MBG di kota ini menjadi delapan.

Zulmaeta berharap, SPPG baru tersebut tidak hanya mampu melayani ribuan pe­nerima manfaat, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal, memanfaatkan bahan pa­ngan dari Payakumbuh, serta berdampak positif pada ekonomi masyarakat sekitar. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Tim Koordinasi Program MBG agar pelaksanaan berjalan optimal dan memberi manfaat sebesar-besarnya

Hal senada juga disampaikan Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam. Ia menilai, MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga berdampak positif terhadap masyarakat secara luas. “Selain anak-anak yang menda­pat makanan sehat, kebe­radaan dapur ini juga menggerakkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mendorong kebersamaan,” ujar­nya.

Dapur Mesra Subarang Batuang yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai tidak hanya menyiapkan me­nu bergizi gratis, tetapi juga menyerap sekitar 50 tenaga kerja dari berbagai keahlian.  Firmansyah, pengelola da­pur, menegaskan bahwa pihaknya bersama pekerja memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan makanan bergizi tersaji dengan baik setiap hari. “Tugas berat berada dipundak kita semua di dapur atau SPPG untuk menyiapkan menu yang sehat, baik dan bergizi,” ucap­nya.

Mitra BGN Dapur Bergizi Mesra,

Firmansyah menyebutkan bahwa Dapur atau SPPG tersebut akan mulai melayani MBG bagi ribuan penerima manfaat Senin depan. “Insyaallah mulai Senin kita akan mulai melayani MBG bagi ribuan penerima manfaat dari berbagai tingkatan se­kolah,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya dapur baru ini, Kecamatan Payakumbuh Barat kini memiliki dua dapur MBG. Total dapur MBG di Payakumbuh telah mencapai 8 dapur yang tersebar di 4 kecamatan, sehingga hanya Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina) yang belum memiliki dapur. Pemerintah Kota Payakumbuh sendiri menargetkan hingga akhir 2025 akan hadir 18 dapur MBG, sehingga masyarakat dan pelaku usaha terus diajak untuk berinvestasi menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung program nasio­nal Presiden Prabowo Su­bianto ini. (uus)