PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh dr. Zulmaeta, meresmikan Dapur Bergizi Mesra Subarang Batuang, di Kelurahan Subarang Batuang, di Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Jumat (12/9) pagi. Selain Wali Kota Payakumbuh, juga tampak hadir Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Yb. Dt. Parmato Alam, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny.Eni Muis, Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Mesra Wati, Polisi, Kejaksaan, Kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah, serta tokoh-tokoh masyarakat.
Dapur ini menjadi dapur MBG kedelapan di Kota Payakumbuh dan akan melayani 3 ribu lebih penerima manfaat mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA. Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke dapur. Tampak wali kota mencoba langsung makan sajian MBG yang sudah disiapkan.
Pada kesempatan itu Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasi atas terus bertambahnya jumlah dapur MBG di daerahnya. “Pemerintah Kota sangat mendukung hadirnya dapur-dapur MBG ini. Semakin banyak dapur, semakin banyak pula anak-anak dan masyarakat yang merasakan manfaatnya, termasuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkap Zulmaeta, Jumat (12/9).
Wali Kota menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Presiden menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan SDM berkualitas, sebagaimana amanat Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.
Menurutnya, makanan bergizi tidak hanya sekadar mengenyangkan, tetapi juga sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, MBG diharapkan mampu memberikan manfaat nyata berupa makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus menumbuhkan kesadaran pola makan sehat sejak usia dini.
Hingga kini, jumlah penerima manfaat MBG di Payakumbuh mencapai 62.060 orang, terdiri dari 50.499 siswa serta 11.561 bumil, busui, dan balita. Dengan beroperasinya SPPG Subarang Batuang yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai, total dapur MBG di kota ini menjadi delapan.
Zulmaeta berharap, SPPG baru tersebut tidak hanya mampu melayani ribuan penerima manfaat, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal, memanfaatkan bahan pangan dari Payakumbuh, serta berdampak positif pada ekonomi masyarakat sekitar. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Tim Koordinasi Program MBG agar pelaksanaan berjalan optimal dan memberi manfaat sebesar-besarnya
Hal senada juga disampaikan Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam. Ia menilai, MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga berdampak positif terhadap masyarakat secara luas. “Selain anak-anak yang mendapat makanan sehat, keberadaan dapur ini juga menggerakkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mendorong kebersamaan,” ujarnya.
Dapur Mesra Subarang Batuang yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai tidak hanya menyiapkan menu bergizi gratis, tetapi juga menyerap sekitar 50 tenaga kerja dari berbagai keahlian. Firmansyah, pengelola dapur, menegaskan bahwa pihaknya bersama pekerja memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan makanan bergizi tersaji dengan baik setiap hari. “Tugas berat berada dipundak kita semua di dapur atau SPPG untuk menyiapkan menu yang sehat, baik dan bergizi,” ucapnya.
Mitra BGN Dapur Bergizi Mesra,
Firmansyah menyebutkan bahwa Dapur atau SPPG tersebut akan mulai melayani MBG bagi ribuan penerima manfaat Senin depan. “Insyaallah mulai Senin kita akan mulai melayani MBG bagi ribuan penerima manfaat dari berbagai tingkatan sekolah,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya dapur baru ini, Kecamatan Payakumbuh Barat kini memiliki dua dapur MBG. Total dapur MBG di Payakumbuh telah mencapai 8 dapur yang tersebar di 4 kecamatan, sehingga hanya Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina) yang belum memiliki dapur. Pemerintah Kota Payakumbuh sendiri menargetkan hingga akhir 2025 akan hadir 18 dapur MBG, sehingga masyarakat dan pelaku usaha terus diajak untuk berinvestasi menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto ini. (uus)






