OLAHRAGA

Guenther Steiner Tinggalkan F1, Resmi jadi CEO Tech3 di MotoGP, Hamilton dan Verstappen Dikaitkan dengan Investasi di MotoGP

0
×

Guenther Steiner Tinggalkan F1, Resmi jadi CEO Tech3 di MotoGP, Hamilton dan Verstappen Dikaitkan dengan Investasi di MotoGP

Sebarkan artikel ini
Max Verstappen dan Lewis Hamilton

DUNIA balap motor internasional mendapat kejutan besar. Guenther Steiner, mantan kepala tim Haas F1, resmi ditunjuk sebagai CEO Tech3 oleh konsorsium Ikon Capital. Pengumuman ini disampaikan saat Grand Prix Catalan pekan lalu, menandai babak baru dalam perjalanan tim asal Prancis tersebut.

Mulai musim depan, Herve Poncharal dan Guy Coulon yang selama ini menjadi wajah Tech3 akan menyerahkan kendali pe­nuh kepada Steiner. Langkah ini membuat Steiner menjadi sosok pertama yang berpindah dari paddock Formula 1 ke MotoGP.

Dilansir dari Motorsport, Kamis (11/9), keha­diran Steiner dinilai strategis untuk memperkuat daya tarik bisnis MotoGP di level global. Pengalamannya membangun merek Haas F1 dianggap bisa membawa warna baru bagi tim Tech3 maupun MotoGP secara keseluruhan.

Setelah pengumuman resmi, Steiner bersama Poncharal langsung mela­kukan kunjungan ke fasilitas KTM dan markas besar Tech3 di Bormes-les-Mimosas. Kunjungan itu sekaligus menjadi momen perkenalan dengan para anggota tim dan pabrikan.

Steiner optimistis MotoGP tengah memasuki masa pertumbuhan signifikan. Ia menegaskan bahwa dukungan Liberty Media – pemilik hak komersial Formula 1 – akan sangat berperan dalam mengembangkan MotoGP ke arah yang lebih modern dan menguntungkan.

“Momentum MotoGP sangat tepat untuk berinvestasi. Liberty punya pe­ngalaman besar dalam mengubah wajah F1, dan saya yakin hal serupa bisa terjadi di MotoGP,” ujar Steiner.

Nama besar lain yang kini ikut dikaitkan dengan MotoGP adalah dua bintang Formula 1, Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Keduanya disebut-sebut tertarik untuk membeli saham salah satu tim independen MotoGP.

Hamilton memang di­kenal lama menggemari dunia balap motor. Ia beberapa kali menjajal motor super di sirkuit bersama teknisi Mercedes. Tahun lalu, juara dunia tujuh kali itu bahkan sempat membuka pembicaraan untuk me­ngakuisisi tim Gresini Racing, meski akhirnya ditolak pemilik Nadia Padovani.

Sementara itu, isu ke­terlibatan Verstappen ma­sih sebatas rumor. Manajernya, Raymond Vermeu­len, menyebut peluang pembelian tim MotoGP masih kecil dalam waktu dekat. Namun, perwakilan Verstappen dikabarkan telah berbicara dengan beberapa tim swasta, termasuk LCR Honda.

Minat dua superstar F1 ini dipandang sebagai bukti bahwa MotoGP semakin menarik perhatian investor global. Apalagi, Hamilton disebut mendapat duku­ngan finansial dari TWG Motorsports, pemilik tim Cadillac yang akan debut di F1 musim depan.

Situasi ini memperlihatkan bahwa MotoGP kini tengah menjadi magnet baru bagi para pebisnis dan figur besar dunia ba­lap. Kehadiran Steiner sebagai CEO Tech3 dan rumor investasi Hamilton serta Verstappen diyakini akan membawa MotoGP menuju era baru, dengan panggung yang semakin luas di kancah global. (rom)