PAYAKUMBUH, METRO –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam. Ia menilai, program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan pelajar, namun juga berdampak besar dalam membuka lapangan kerja baru serta mengurangi angka pengangguran.
Hingga saat ini, tujuh dapur atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kota Payakumbuh. Dapur-dapur tersebut melayani ribuan penerima manfaat di empat dari lima kecamatan dengan menyalurkan makanan bergizi setiap harinya. Keberadaan SPPG ini dinilai mampu menyerap puluhan tenaga kerja dari berbagai latar belakang, mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum baik dari Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Program MBG ini luar biasa. Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, juga membuka lapangan kerja baru. Kita berharap ke depan dapur MBG semakin bertambah agar manfaatnya semakin luas,” ujar YB. Dt. Parmato Alam baru-baru ini.
Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha agar mau berinvestasi dalam pengembangan dapur MBG di Kota Payakumbuh. Saat ini jumlah dapur MBG baru tujuh titik, sementara kebutuhan ideal mencapai 18 titik yang tersebar di lima kecamatan.
“Kalau target 18 dapur atau SPPG bisa terwujud, maka seluruh penerima manfaat MBG di Payakumbuh, sekitar 65 ribu orang, bisa menikmati program ini secara merata. Ini jelas sangat besar manfaatnya, baik dari sisi gizi masyarakat maupun dari sisi lapangan kerja,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat dan dunia usaha sangat penting untuk menyukseskan program nasional yang sudah melayani lebih dari 25 ribu penerima manfaat di Kota Payakumbuh ini. Dengan bertambahnya dapur MBG, secara otomatis akan semakin banyak tenaga kerja yang terserap dan manfaat yang dirasakan masyarakat luas. (uus)






