AGAM/BUKITTINGGI

PMI dan RRI Bukittinggi Gelar Donor darah

0
×

PMI dan RRI Bukittinggi Gelar Donor darah

Sebarkan artikel ini
DONOR DARAH— PMI Kota Bukittinggi menggelar donor darah dalam rangka RRI Fest 2025 di halaman RRI Bukittinggi, Senin (8/9).

BUKITTINGGI, METRO–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi menggelar donor darah dalam rangka RRI Fest 2025 di halaman RRI Bukittinggi, Senin (8/9) .Kegiatan ini diikuti oleh pendonor aktif dari berbagai kalangan, seperti TNI, Polri, mahasiswa, serta pelajar ting­kat SLTA/SMK se-Kota Bukittinggi, organisasi kemasyarakatan, serta ma­syarakat umum.

Ketua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas, mengatakan donor darah ini ditargetkan minimal 80 kantong darah. “Target ini sesuai dengan hari ulang tahun RRI yang ke-80 dan juga ulang tahun PMI yang ke-80 pada 17 September 2025 mendatang,” katanya.

Chairunnas mengajak masyarakat untuk melakukan donor darah di momen RRI Fest ini. “Diharapkan apa yang dilakukan pendonor aktif ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” katanya.

Di akhir kegiatan, PMI Kota Bukittinggi akan memberikan sertifikat kepada pendonor aktif dan menandatangani MoU de­ngan RRI Bukittinggi. “Ini sebagai bentuk kerja sama dan sinergi antara PMI dan RRI dalam membantu ma­sya­rakat,” kata Chairunnas.

Dengan kegiatan donor darah ini, PMI Kota Bukittinggi berharap dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan membantu me­reka yang membutuhkan.

Sementara itu, salah satu pendonor, Dian Malik Hakim, siswa SMAN 1 Bukittinggi, mengatakan bahwa ia mulai aktif mendonorkan darah sejak 6 bulan terakhir. “Keinginan me­lakukan donor darah ini diawali karena pada usia 2 tahun saya mengalami demam berdarah yang mengharuskan suplai darah setiap hari,” katanya.

Dian menambahkan do­nor darah ini merupakan yang kedua baginya. “Walaupun darahnya tidak bisa digunakan oleh setiap orang, ini sudah menjadi motivasi untuk melakukan donor darah dan memberikan manfaat kepada ma­syarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Setelah melakukan donor darah, Dian merasa bahwa badannya terasa ringan dan pernapasan lebih ringan. “Saya merasa lebih sehat dan bahagia bisa membantu orang lain,” katanya. (pry)