METRO PADANG

Reses Anggota DPRD Padang Irwandi di Ponpes Perkampungan Minangkabau, Masjid Butuh Tempat Berwuduk, Toilet dan Rp200 Juta untuk Benahi Asrama

0
×

Reses Anggota DPRD Padang Irwandi di Ponpes Perkampungan Minangkabau, Masjid Butuh Tempat Berwuduk, Toilet dan Rp200 Juta untuk Benahi Asrama

Sebarkan artikel ini
RESES MASA SIDANG— Anggota DPRD Padang dari Dapil Padang1 (Koto Tangah) Irwandi, melakukan reses masa sidang I tahun 2025–2026, di Masjid Nurul solihin Balai Gadang, Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau, Kelompok Flora Lubuk Minturun dan Masjid Cahaya Rohani UM Sumatera Barat.

PADANG, METRO–Anggota DPRD Padang dari Dapil Padang1 (Koto Tangah) Irwandi, melakukan reses masa sidang I tahun 2025–2026, di Masjid Nurul solihin Balai Gadang, Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau, Kelompok Flora Lubuk Minturun dan Masjid Cahaya Rohani UM Sumatera Barat.

Ketua Yayasan Shine Al-Falah  Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau, Buya Syamsul Akmal, Tuanku Putih mengatakan reses Anggota DPRD Kota Padang Irwandi, dan juga anggota Komisi IV DPRD Kota Padang berjalan dengan baik serta dilaksanakan dengan lancar.

Semua aspirasi telah disampaikan dan ditampung. Salah satunya ,Ponpes diberikan pokok – pokok pikiran untuk pembenahan as­rama Pondok Pansentern sebanyak 200 juta.

“Kita bersyukur dan berharap perhatian anggota DPRD Kota Padang tidak putus. Selain itu pengurus Ponpes juga menyampaikan untuk kegiatan anak anak di bidang olahraga silat, pembenahan organisasi siswa, baju seragam, dan LKS gratis. Selain itu betonisasi jalan lebih ku­rang 100 M2,” ujar Buya Syamsul Akmal, Tuanku Putih.

Sementara Ketua Mas­jid Nurul Ikhlas, Alamsyah  mengaku bahwa masjid tak punya toilet dan tepat berrwudhuk. :Kami juga bermohon kepada anggota dewan mohon perhatikan. Semoga bisa secepatnya teralisasi pembangunan toilet dan tempat berwu­dhuk yang bagus,” jelas Alamsyah.

Lurah Koto Panjang Ikua Koto  Ardi Desril, mengaku dalam reses anggota DPRD Irwandi, sejumlah aspirasi sudah disampaikan. Diantaranya, pengusulan betonisasi jalan di belakang gedung TVRI.

“Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dengan telah ramai kita usulkan pemekaran RT dan aturan sudah bisa 3 RT. Jika dimekarkan tentu asja me­nga­lami kendala dana intensif  RT. Namun yang paling mendesak adalah drai­nase,” ungkap aku Ardi Desril.

Di lain pihak  Irwandi, mengatakan bahwa reses di Pondok Pesantren Per­kampungan Minangkabau  kita menampung permin­taan kebutuhan sarana pra­sana yang serba ke­kurangan. Gaji para guru mengaji di bawah UMR, kemudian perhatian pemerintah terhadap guru mengaji kitab kuning.

“Menyikapi persoalan ini, kami berencana mengundang para guru mengaji untuk datang ke Komisi IV. Selain itu kita udanng juga dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebuda­yaan Kota Padang serta Kementerian Agama Kota Padang supaya dapat di­dengar dan dicari jalan ke luarnya atau solusi sehingga kesejahteraan guru lebih baik lagi,” sebut Irwandi.

Sementara itu pembangunan infrastruktur fisik, Irwandi menyebut akan difasilitasi dalam po­kir sebesar Rp200 juta untuk membantu sarana pra­sarana, betonisasi, dan masjid. “Nanti dianggarkan dalam Safari Ramadhan untuk Masjid Nurul Ikhlas. Kebutuhan siswa dibantu dan kita juga meletakan anggaran pokok – pokok pikiran di RSUD dr Rasidin Padang,” tuturnya. (ped)