BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Copot 5 Menteri, Kursi Menko Polkam dan Menpora Kosong

0
×

Presiden Prabowo Copot 5 Menteri, Kursi Menko Polkam dan Menpora Kosong

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN-Presiden Prabowo Subianto melantik menteri dan wakil menteri baru di Istana negara, Senin (8/9).

JAKARTA, METRO–Presiden Prabowo Subianto Mencopot se­jumlah anggota kabinetnya, Senin (8/9). Budi Gunawan, Sri Mulyani, Dito Ariotedjo, Budi Arie Setiadi, hingga Abdul Kadir Karding dicoret dari Kabinet Merah Putih.

Istana juga menambah kementerian dengan me­nunjuk Irfan Yusuf yang sebelumnya sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji menjadi Menteri Haji dan Umrah, Kementerian yang baru.

Mereka yang kemarin diambil sumpahnya adalah Purbaya Yudhi Sadewa yang ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

Lalu ada Menteri Perlindungan Pekerja Migran yang semula dijabat Abdul Kadir Karding diganti Muk­htarudin.

Kemudian Ferry Juliantono, Menteri Koperasi yang menggantikan Budi Arie. Juga Irfan Yusuf dan Dahnil Anzar Simanjuntak yang ditunjuk menjadi menteri dan wakil menteri haji dan umrah.

Kabar pergantian pemain ini mulai santer terdengar sejak siang. Baik Budi Arie maupun Karding masih nampak di DPR RI untuk melakukan rapat soal anggaran dengan le­giselator.

Baca Juga  Hujan Es Landa Limapuluh Kota Disertai Puting Beliung, 15 Rumah Rusak

“Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan eva­luasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Kantor Presiden.

Pras jug a menyatakan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah sesuai dengan RUU Haji. Maka, Presiden Prabowo Subianto juga telah menandatangani Keppres untuk melantik menteri dan wakil menteri Haji dan Umroh.

Posisi Menpora dan Menko Polkam sejauh ini masih kosong. Usai pelantikan, Prasetyo menjelaskan bahwa Prabowo belum menunjuk pengganti Budi Gunawan (BG).

Baca Juga  Asap Menyerang, Udara Sumbar tak Sehat

Ada kabar bahwa Sjafrie Sjamsoedin akan menggantikan posisi BG. Namun dia enggan untuk membocorkan.

“Beliau (Prabowo) akan menunjuk ad interim. Ini (Keppres) belum ditandatangani, kami tidak boleh menyampaikan,” katanya.

Dia juga menolak anggapan bahwa pencopotan BG karena terkait dengan aksi demo yang ricuh pada akhir Agustus lalu. Melainkan evaluasi secara me­nyeluruh.

Sementara itu, pengganti Dito sebagai Menpora juga belum dilantik. Me­nurut Prasetyo, Menpora anyar masih di luar kota sehingga belum bisa me­ngikuti pelantikan. “Akan dijadwalkan kembali di pro­sesi pelantikan yang be­rikutnya,” katanya.

Prasetyo juga menam­pik isu Sri Mulyani mundur dari jabatannya sebagai Menkeu. Dia berdalih bahwa pergantian menteri ini merupakan hak prerogatif Kepala Negara. “Pertimbangannya banyak,” kata Prasetyo. (jpg)