SOLOK, METRO–Dinas Pertanian Kabupaten Solok bersama penyuluh pertanian melakukan demonstrasi penggunaan obat pembasmi hama tikus di area persawahan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.
Bupati Solok Jon Firman Pandu juga turun langsung ke lapangan meninjau kondisi sawah yang terdampak serangan hama tikus. Saat ini, hampir merata area persawahan di Kabupaten Solok, khususnya di Nagari Talang, mengalami penurunan hasil produksi akibat serangan hama tersebut.
Sebagai langkah penanganan, penyuluh pertanian memperkenalkan penggunaan rodentisida antikoagulan berbentuk umpan padat dengan kandungan brodifakum 0,005% sebagai pembasmi hama. Obat ini dinilai efektif membasmi hama tikus dan aman digunakan jika sesuai petunjuk.
Dalam arahannya, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membantu petani meningkatkan produksi pertanian.
“Kita mau basmi hama tikus untuk bantu peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Solok. Mendengar banyak laporan dari masyarakat, maka kami ingin terjun langsung melihat kondisi di lapangan dan mencarikan solusi atas permasalahan ini,” ujarnya.
Serangan hama tikus belakangan ini memang membuat tanaman padi milik petani gagal panen. Hasil panen pun jauh merosot sehingga merugikan para petani di daerah Kabupaten Solok. (vko)






