JAKARTA, METRO–Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyerukan langkah cepat untuk menekan harga beras yang saat ini terus melambung di berbagai daerah.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Bulog akan menggencarkan operasi pasar besar-besaran, guna memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Itu kita kerja operasi pasar besar-besaran. Kita siapkan 1,3 juta ton operasi pasar besar-besaran,” kata Amran Sulaiman di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).
Amran menegaskan, operasi pasar tidak hanya menyasar beras kualitas medium melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tetapi juga melibatkan beras premium. “Ya SPHP, kami juga minta yang premium,” tegasnya.
Menurut Amran, operasi pasar sudah mulai dilakukan sejak kemarin dan menyentuh berbagai daerah. Langkah ini diharapkan segera mampu menahan lonjakan harga beras yang memberatkan masyarakat.
Amran juga memastikan Bulog dilibatkan secara langsung dalam distribusi beras di lapangan. Operasi pasar itu menyasar 4.000 titik di berbagai daerah di Indonesia.
“Ini juga Bulog kita ajak, kemarin juga menjual yang premium, kan mereka sudah jual juga. Tapi kami minta kuantumnya dinaikin. Yang terpenting adalah kita operasi pasar besar-besaran, kemarin itu kita buka ada 4.000 titik di seluruh Indonesia, 7.282 kecamatan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Amran mengklaim dampak awal dari operasi pasar sudah mulai terlihat dengan adanya penurunan harga beras di beberapa wilayah. Namun, pemerintah masih menargetkan harga bisa lebih rendah lagi.
“Alhamdulillah ini sudah ada penurunan harga, tetapi kita ingin lebih rendah lagi,” pungkasnya. (jpg)






