BERITA UTAMA

Wako Imbau Semua Pihak Jaga Kondusifitas Kota Padang, Demontrasi Jangan Samoai Ditunggangi dan Timbulkan Perpecahan

2
×

Wako Imbau Semua Pihak Jaga Kondusifitas Kota Padang, Demontrasi Jangan Samoai Ditunggangi dan Timbulkan Perpecahan

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Menyikapi rencana aksi demontrasi yang akan digelar di Kota Padang, Senin (1/9) ini, Wali Kota Padang, Fadly Amran mengimbau semua pihak untuk sama-sama menjaga kondusifitas di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang di luar dugaan. Untuk itu, mari sama-sama kita menjaga kondusifitas pada saat nanti melakukan penyampaian aspirasi,” ujar Fadly Amran pada saat mendampingi Gu­ber­nur Sumbar, Mahyeldi pada kegiatan Subuh Mu­barak dan Doa Bersama untuk Kese­la­matan Bangsa di Masjid Jamiatul Huda, Sim­pang Ketaping, Jalan Bypass, Kuranji, Senin (1/9).

Dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata dia, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  telah mener­bit­kan surat edaran belajar dari rumah bagi siswa PAUD hingga SMP.

“Jadi proses pembelajaran dilakukan dari rumah, absensi terhadap siswa tetap dilakukan dengan pemberian tugas dari gu­ru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran juga mengimbau kepada peserta aksi nantinya untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan Kota Padang.

Baca Juga  Hobi Ngintip, Pria Tua Nyaris Perkosa Janda, Masuk dari Jendela dalam Kondisi Mabuk

Imbauan sama juga di­sampaikan Gubernur Sum­­bar, Mahyeldi yang me­minta penyampaian aspirasi nanti dapat dilakukan dengan cara-cara baik.

“Penyampaian aspirasi harus dilakukan tanpa  ada­nya perbuatan vandalis dan anarkis.Kalau itu yang terjadi tentunya dapat mengganggu kehidupan masyarakat,” kata Buya Mahyeldi.

Dia berharap, penyampaian aspirasi yang nanti dilakukan dapat makin me­ningkatkan persatuan bang­s­a dan bukan untuk memecah bangsa. “Jangan sampai kegiatan demontrasi ditunggangi, sehingga dapat menimbulkan perpecahan,” pesannya.

Rute Trans Padang Dialihkan

Aksi demonstrasi dilakukan masyarakat, mahasiswa maupun sopir ojek online (online) di Padang, Senin siang (1/9). Aksi ini membuat rute kendaraan dialihkan.

Termasuk rute bus mas­­­sal Trans Padang. Akibat demonstrasi, rute koridor satu dialihkan ke jalur lain.

“Iya, karena adanya demonstrasi di jalan Su­dirman, rute Trans Padang dialihkan,” ungkap Kepala Perumda Padang Sejah­tera Mandiri (PSM), Alvino Martha.

Koridor satu yang sebelumnya melewati jalan Su­dir­man dialihkan ke jalan Perintis Kemerdekaan terus ke Alai. Pengalihan jalur ini sama saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) ketika Minggu pagi.

Baca Juga  Jalan Raya jadi “Mesin Pembunuh” Nomor 3 di Indonesia, Setiap Jam 4 Orang Meninggal karena Kecelakaan

“Kita lihat kondisi nan­ti­nya saat terjadi aksi (de­monstrasi), pemindahan jalur menyesuaikan kondisi,” ungkapnya.

Diketahui, koridor satu Trans Padang mengambil rute RTH Imam Bonjol – Kantor Pos – Jalan Sudir­man – Jalan Khatib Sulaiman – Tabing – Batas Kota.

Jadwal operasi koridor bus ini mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB setiap harinya. Agar bisa menaiki layanannya, tinggal menunggu di halte-halte Trans Padang yang sudah tersebar di jalur koridor masing-masing.

Trans Padang hanya menerima pembayaran menggunakan uang elektronik, seperti Brizzi, Gopay, Dana, Link Aja, OVO, dan Shopee Pay. Khusus Trans Padang Koridor V untuk saat ini tarif hanya bisa dibayar melalui Brizzi.

Besaran tarif Trans Pa­dang untuk semua koridor sama, untuk pelajar Rp 1.500 dan umum Rp 3.500 per penumpang. (ren)