OLAHRAGA

Start Buruk di Bundesliga, Ten Hag Kehilangan Kursi Pelatih Leverkusen

0
×

Start Buruk di Bundesliga, Ten Hag Kehilangan Kursi Pelatih Leverkusen

Sebarkan artikel ini
DIPECAT— Bayer Leverkusen membuat keputusan mengejutkan dengan memecat Erik ten Hag hanya dua laga setelah Bundesliga musim 2025/2026 bergulir. Mantan pelatih Manchester United itu resmi berpisah dari BayArena pada Senin (1/9).

BAYER Leverkusen membuat keputusan mengejutkan dengan memecat Erik ten Hag hanya dua laga setelah Bundesliga musim 2025/2026 bergulir. Mantan pelatih Manchester United itu resmi berpisah dari BayArena pada Senin (1/9).

Ten Hag ditunjuk pada awal Juli 2025 sebagai pengganti Xabi Alonso dengan kontrak hingga 2027. Awalnya, debutnya tampak menjanjikan setelah membawa Leverkusen menang telak 4-0 atas tim divisi bawah SG Sonnenhof Grobaspach di ajang DFB-Pokal.

Namun, momentum po­sitif itu langsung terhenti di Bundesliga. Pada laga pembuka, Leverkusen tum­bang 1-2 dari Hoffenheim. Situasi makin buruk ketika mereka hanya mampu bermain imbang 3-3 kontra Werder Bremen, meski sempat unggul 3-1 dan lawan bermain dengan 10 pemain.

Hasil mengecewakan tersebut memicu reaksi cepat manajemen. Lewat pernyataan resmi di media sosial klub, Leverkusen memastikan pemutusan kontrak Ten Hag. Untuk sementara, tim akan ditangani oleh staf asisten pelatih.

“Bayer 04 Leverkusen telah berpisah dengan pe­latih kepala Erik ten Hag dengan segera. Untuk sementara, staf asisten akan mengambil alih latihan,” demikian per­nya­taan klub.

Dalam komentarnya usai laga kontra Bremen, Ten Hag menyoroti kondisi fisik skuad yang menurutnya belum mencapai standar. Ia menyebut beberapa pemain belum cukup bugar untuk menjaga intensitas permainan hingga akhir pertandingan.

“Para pemain belum siap. Beberapa tidak cukup bugar, dan tim tidak berfungsi sama sekali di menit akhir. Mereka harus me­ningkatkan intensitas untuk memenuhi standar saya,” ujar Ten Hag dikutip dari The Sun.

Dengan keputusan ini, masa jabatan Ten Hag di Leverkusen hanya bertahan 62 hari sejak pengumuman resminya. Catatan singkat tersebut menjadikannya salah satu pelatih dengan periode terpendek di Bundesliga.

Bagi Leverkusen, pemecatan cepat ini menambah daftar panjang pergantian pelatih instan di level elite Eropa. Sementara bagi Ten Hag, kegagalan di Jerman menjadi pukulan telak setelah sebelumnya juga berpisah dari Man­chester United pada mu­sim panas lalu.

Kini, publik menanti langkah selanjutnya dari manajemen Leverkusen, apakah menunjuk pelatih baru dalam waktu dekat atau memberi kesempatan lebih lama bagi staf internal untuk menakhodai tim. (*/rom)