BUKITTINGGI, METRO–Kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor masih saja terjadi di Kota Bukittinggi. Kali ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas tergilas truk di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kamis (28/8) sekitar pukul 08.50 WIB.
Korban yang diketahui bernama Sri Widia (43) warga Ranah Kampuang Dalam, Jorong Parik Putuih, Nagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Tangan, punggung dan kakinya remuk.
Peristiwa itu sontak mengundang keramaian di lokasi. Warga berkerumun untuk menyaksikan tubuh korban yang sudah terkapar tak bergerak. Warga pun membawa korban ke Rumah Sakit Achmad Mochtar dengan harapan korban masih bisa diselamatkan.
Namun, setiba di rumah sakit, korban tidak tertolong dan dinyatakan sudah meninggal dunia oleh tim dokter akibat cidera berat yang dideritanya. Tak berselang lama, personel Satlantas Polresta Bukittinggi datang untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sepeda motor serta truk yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kecelakaan itu berawal ketika korban Sri Widia memberhentikan sepeda motor Yamaha mio BA 5308 MQ yang dikendarainya untuk berbelanja di sebuah warung di tepi jalan.
“Usai berbelanja, korban langsung tancap gas motornya, tanpa memperhatikan kendaraan yang melintas. Setelah sampai di badan jalan tiba-tiba melaju truk BA 8019 CU yang dikemudikan oleh Jasnil dan langsung bersenggolan dengan motor korban,” kata AKP Irsyad.
Dijelaskan AKP Irsyad, lantaran bersenggolan dengan truk, korban pun terjatuh ke kanan hingga tangan sebelah kanan korban serta punggung sebelah kanan terlindas oleh ban belakang truk tersebut. Masyarakat yang melihat kejadian itu langsung berbondong-bondong menyelamatkan korban dan melarikanya ke rumah ke RSAM Bukittinggi.
“Korban dinyatakan meninggal dunia. Diduga, korban sudah meninggal saat di TKP. Untuk cidera yang dialaminya patah dan remuk tangan sebelah kanan, patah punggung kaki sebelah kanan serta patah kaki sebelah kanan,” tutur AKP Irsyad.
AKP Irsyad menegaskan, pascakecelakaan maut itu, sopir bersama truk dan satu buah sepeda motor milik korban sudah diamankan untuk diproses selanjutnya.
“Sementara jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakankan di kampung halamanya.,” tutupnya. (pry)






