METRO PADANG

Dua Jembatan di Sungkai Memprihatinkan, Warga juga Butuh Pengaspalan Jalan

0
×

Dua Jembatan di Sungkai Memprihatinkan, Warga juga Butuh Pengaspalan Jalan

Sebarkan artikel ini

LAMBUNG BUKIK, METRO – Dua jembatan di Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, saat ini kondisinya mengancam warga yang berdomisili di kawasan dengan aset pertanian itu. Dua jembatan sebagai urat nadi petani untuk membawa hasil pertanian ke pusat Kota Padang tersebut, kini sudah sangat rawan dilalui. Bahkan satu jembatan itu sudah patah, sehingga dalam kondisi miring.
”Apalagi saat ini musim hujan, air sungai akan cepat penuh dan jembatan akan terendam air. Sedangkan saat ini posisi jembatan sudah miring,” ujar Emrizal (59) seorang warga Pauh kepada POSMETRO.
Emrizal menambahkan, ruas jalan yang tak mendukung karena hanya dilalui sepeda motor ini menuju kampus Unand, Belimbing, Batu Busuak dan kawasan lainnya ini, idealnya sesegera mungkin diperbaiki. Pembuatan jalan aspal sangat perlu sekali, karena aset Kota Padang, khususnya pertanian, wisata, pendidikan, olahraga dan traveling lainnya, banyak di lokasi ini.
”Tapi yang jelas, kami meminta kepada pihak Pemko Padang untuk dapat menyikapinya,” sebut Emrizal.
Ketua Rukun Tetangga (RT) Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Basrial sangat berharap adanya pembangunan jalan dan jembatan yang berada di kampung Sungkai. Hal ini disebabkan, Kampung Sungkai memiliki objek wisata yang indah. Kemudian, ada juga aset pertanian dan kampung Inggris, yang merupakan salah satu kebanggaan warga Sungkai.
Basrial mengakui, jembatan dan jalan menuju lokasi pertanian, wisata dan kampus Unand tersebut sangat mendukung sekali. Lurah Batu Busuak, Yusrizal mengaku, fenomena ini sudah berlangsung sejak 1980 lalu. Memang diakuinya, ada dua jembatan yang kondisinya sangat parah sekali, termasuk belum adanya akses jalan yang memadai.
”Namun yang paling pentingnya sekali, terletak pada pembebasan tanah di Sungkai. Semua aspirasi masyarakat kita tampung dan akan kita lanjutkan pada pihak yang terkait,” jelas Yusrizal.
Yusrizal mengungkapkan, sebenarnya persoalan yang ada di Sungkai ini sudah lama menjadi perhatiannya. Buktinya pada bulan lalu, dirinya bahkan sudah membicarakan hal ini kepada warga pemilik tanah untuk pembangunan.
”Bahkan ada rencana Pemko Padang untuk membangun usaha peternakan. Ada 16 hektare tanah yang dibidik sebagai lokasi usaha itu. Dan pihak kelurahan sendiri sudah ada rencana dan DAU untuk kelurahan yang kita arahkan pembangunan Sungkai,” tukasnya.
Sungkai kata Yusrizal, memiliki aset yang bisa dijual ke luar daerah bahkan internasional. Sebab Sungkai memiliki pemandangan indah, pertanian, dan YEC Sungkai atau kampung Inggris Sungkai yang sangat berguna bagai generasi muda.
”Jadi, kuncinya adalah warga di Sungkai. Saya yakin warga Sungkai mendukung pembangunan. Pembangunan jalan nantinya dan termasuk dua jembatan tersebut sangat didukung oleh masyarakat Sungkai itu. Namun demikian, saya akan mencari solusinya nanti dengan warga,” ujar Yurizal. (ped)