BERITA UTAMA

Blok Barat Pasar Kota Payakumbuh Membara, 267 Toko dan 185 Kios Ludes Dilalap si Jago Merah, Kerugian lebih Rp 190 Miliar, Polisi Selidiki Sumber Api

2
×

Blok Barat Pasar Kota Payakumbuh Membara, 267 Toko dan 185 Kios Ludes Dilalap si Jago Merah, Kerugian lebih Rp 190 Miliar, Polisi Selidiki Sumber Api

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Kondisi Blok Barat Pasar Kota Payaakumbuh yang terbakar pada Selasa (26/8) sekitar pukul 04.30 WIB.

PAYAKUMBUH, METRO —Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh, dekat Kanopi Janjang Panasonic depan Tugu Adipura Kota Payakumbuh, Selasa (26/8) sekitar pukul 04.30 WIB. Musibah itu menghanguskan ratusan  toko dan kios berikut dengan barang dagangan sehingga menimbulkan kerugian diperkirakan Rp 190 miliar.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota bahkan Padangpanjang, Bukittinggi, Padang, Sijunjung, dan beberapa daerah lain berjibaku berupaya memadamkan api yang terus membesar.

Bahkan untuk mempercepat pemadaman, mobil air bersih PMI juga dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman pun memakan waktu berjam-jam dan membuat petugas Damkar kelelahan bahkan ada yang mengalami cidera. Suasana di Pasar Kota Payakumbuh sangat mencekam.

Sirine mobil Damkar mengaung-ngaung dan lalu lalang mengisi ulang air. Sementara, pedagan maupun pemilik toko hanya bisa pasrah dan menangis histeris menyaksikan ganasnya api yang menghanguskan mata pencariannya itu.

Seluruh aktivitas perdagangan di kawasan pasar tersebut terhenti. Tidak satu pun transaksi jual beli berlangsung di area yang biasanya selalu ramai. Hingga kini, belum diketahui penyebab kebakaran besar ini. Berbagai spekulasi pun bermunculan di media sosial. Masyarakat pun menantikan hasil penyelidikan Polisi.

Kapolres Payakumbuh melalui Kapolsekta Payakumbuh, AKP Amirwan di lokasi kejadian menyebutkan bahwa informasi kejadian diketahui sekitar pukul 05.30 Wib.

“Kejadian saya ketahui di grup sekitar pukul 05.30 Wib, kita lihat hingga saat ini petugas masih terus melakukan pemadaman dan agar api tidak membakar bangunan atau pertokoan lainnya,” ucapnya.

Dari pantauan di lokasi kebakaran, sepanjang jalan bawah Kanopi terlihat barang dagangan pedagang yang ditumpuk. Ratusan pedagang terlihat panik menyelamatkan barang-barang dagangan mereka yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang aman dari kobaran api yang makin membesar.

Baca Juga  Tabrakan Beruntun 3 Motor, Satu Tewas, Tiga Luka-luka

Petugas dari TNI, Polri, BPBD, dibantu relawan lainnya harus bekerja ekstra keras untuk membantu damkar menjinakkan api yang terus berkobar dan membesar. Dengan berbagai peralatan digunakan untuk menembus sekat-sekat agar api tidak meluas. Bahkan ada beberapa petugas yang mengalami luka ringan akibat serpihan kaca dan kayu.

Setelah beberapa jam api berhasil dipadamkan, namun akibat kejadian kebakaran jelas menimbulkan kerugian materi kepada ratusan pedagang toko dan kios yang ada di pasar Blok Barat Pasar Bertingkat Kota Payakumbuh. Distaksir kerugian mencapai 190 miliar.

Pascadipadamkan, terlihat Polres Payakumbuh memasang Police Line di lokasi kejadian. Polisi juga mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab pasti kebakaran di pasar yang pernah beberapa kali mengalami kebakaran itu.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Payakumbuh AKP Wiko Satria Afdhal. Untuk mengusut tuntas kasus kebakaran ini, pihaknya juga melakukan Olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk memastikan sumber api yang memicu ludesnya ratusan toko dan kios.

“Untuk lokasi kita pasang Police Line, tapi masih banyak masyarakat yang melihat atau memasuki lokasi kejadian. Kita memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Harapan kami, warga maupun pedagang tidak beraktivitas dulu di sana,” tutup mantan Panit di Polda Sumbar itu.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda kepada wartawan di Posko Kebakaran di depan Kantor Pos menyebutkan bahwa total kerugian dari peristiwa kebakaran itu untuk sementara diperkirakan mencapai Rp 190 miliar lebih.

Baca Juga  Biadab, Kakek Duda “Colok” Bocah 3 Tahun hingga Berdarah

“Jumlah toko yang terbakar mencapai 267 toko dengan rincian di lantai satu sebanyak 163 Toko dan di lantai dua sebanyak 104 toko. Selain itu juga terdapat 185 kios dan 25 buah palung patri yang ikut terbakar,” ucap Rida Ananda.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta di Posko Kebakaran, menyebutkan bahwa pascakebakaran Pemerintah Kota Payakumbuh akan menyelamatkan pedagang agar bisa beraktifitas atau berdagang kembali.

“Kita selamatkan dulu mereka supaya bisa beraktivitas lagi, kan masih ada yang kosong di Pasar Blok Timur. Kalau untuk membangun kita belum siap anggarannya,” ucap Zulmaeta.

Wali Kota juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada semua pihak yang ikut melakukan penanganan pascaterjadinya kebakaran. “Terima kasih semua pihak yang melakukan penanganan dan langkah cepat dari petugas Damkar yang berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota,” tutupnya.

Salah seorang pedagang di pasar Blok Timur yang hanya dibatasi jalan dengan blok barat, ikut cemas dan khawatir pagi itu, bahkan sejak subuh itu langsung datang ke pasar dan standby di dekat toko miliknya untuk waspada bila api terus membesar.

“Sejak pagi sudah sampai disini, stanby saja didekat toko. Jelas kami ikut khawatir juga walau jarak dengan blok Barat dibatasi jalan,” ucapnya.

Dikatakannya, karena terjadi kebakaran di Pasar Blok Barat,  pedagang di Blok Timur tidak buka toko.

“Kami tidak buka hari ini,” ucapnya ikut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudaranya sesama pedagang, semoga cepat kembali bangkit dan pulih serta bisa berjualan kembali seperti sedia kala,” tukasnya. (uus)