METRO PADANG

PT KAI Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya 2 Siswi SMA 10

0
×

PT KAI Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya 2 Siswi SMA 10

Sebarkan artikel ini
BERHENTI SEJENAK— PT KAI Divre 2 Sumbar saat melakukan sosialisasi “BERTEMAN”, Berhenti Sejenak, Tengok Kanan-Kiri, Aman, jalan di perlintasan sebidang, beberapa waktu lalu.

PADANG, METRO–PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dua kecela­kaan yang terjadi di perlintasan sebi­dang wilayah Divre II Sumatera Barat pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kejadian ini merenggut nyawa dan menyebabkan luka-luka. Kami turut berduka cita atas kehilangan yang dialami para keluarga korban. Tidak ada kata yang cukup untuk meng­gam­barkan kesedihan ini. Atas nama selu­ruh jajaran KAI, kami menyampaikan permohonan maaf dan simpati yang tulus atas dampak yang ditimbulkan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, dan setiap kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih banyak yang harus kita benahi bersama.

Baca Juga  Anggota Dewan Pasbar Kunker ke DPRD Padang

“Kami sangat terpukul mendengar kabar ini. Setiap nyawa sangat berarti. Kami terus berupaya mela­kukan edukasi dan sosialisasi keselamatan di perlintasan, kami tetap sadar bahwa perubahan harus terus dilakukan bersama—pengguna jalan, ma­sya­rakat, dan seluruh pemangku kepentingan—ber­­gerak bersama,” ujar Anne.

KAI terus berkomitmen memperkuat upaya pencegahan, baik melalui teknologi, penambahan rambu dan sistem pengamanan, maupun pendekatan edukatif kepada ma­sya­rakat. Upaya ini tetap harus didukung dengan komitmen keselamatan dan kedisiplinan kita bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mendahulukan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api. Berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan aman sebelum melintas. Satu detik kehati-ha­tian bisa menyelamatkan nyawa,” katanya.

Baca Juga  Resah dengan Ulah Remaja, Lurah Lolong Belanti bersama LPM Turun Tangan

“Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pengingat dan momentum untuk mem­perkuat kepedulian terhadap keselamatan di jalan. Tidak boleh ada lagi yang kehilangan orang tercinta karena kelalaian yang bisa dicegah,” pungkasnya. (rel)